Aku Mencintaimu, Manis
Oleh Neni Hendriati
Aku mencintaimu, Manis
seluas samudra dengan segitiga bermudanya
begitu menggelegak 'tuk berpusar bersama
setinggi palung di laut dalam
yang menghantarkanmu ke nusa keajaiban
Kau kujadikan ratu dalam tiap helaan napas
Tersenyumlah bersama kicau burung
setia menemanimu di hamparan lembah kemakmuran
Gemericik air musik pengantar tidur
Dengan kerindangan pepohonan yang dihiasi beliatan akar
Ditiup bayu selasih, menpermainkan rambutmu
Suasana syahdu menggugah
bagai puisi sang pujangga
Dijaga sang Mahabharata
Sungguh, takkan ada polusi medsos di antara kita
Kau segalanya dalam kedipan gemerlap malam
Kaulah paling mengerti inginku
Merangkaklah di hadapanku, Manis
Jangan kau abaikan titahku
Jika tengadahkan muka
Aku takkan suka
Sekali kau berkata tidak
Kubungkam mulutmu dengan bara
Jangan kau lihat selainku, Manis
Karena ku 'kan membuatmu menyesal
dan menyesal
kau takkan dapat ditemukan
Akulah sang penguasa gudang-gudang pembangkang
Kecewa yang kau pekikkan, Manis
Tiap kali kau tak suka dengan yang kulakukan
Membuatku lebih kuat menyeretmu dalam kubang derita
Tangisanmu, pantang bagiku
Berhentilah, Manis
jangan kau sulut lagi angkaraku
kau sudah cukup mengerti,
Aku mencintaimu
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H