Mohon tunggu...
Nava Noviyanti
Nava Noviyanti Mohon Tunggu... -

Selanjutnya

Tutup

Humaniora

Sistem Informasi Laboratorium

14 November 2017   12:19 Diperbarui: 14 November 2017   12:39 15526
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

B. Saran.............................................................................................................9

DAFTAR PUSTAKA.........................................................................................10

                                                                                                                                                              BAB I 

                                                                                                                                                    PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

                Laboratorium merupakan salah satu lingkungan yang paling dinamis dalam pelayanan kesehatan. Masyarakat medis memberikan tekanan pada laboratorium untuk memperluas jangkauan pelayanan karena persaingan terutama sector swasta yang semakin tajam pada era globalisasi saat ini.

                 Menghadapi persaingan tersebut, laboratorium secara terus menerus harus mengevaluasi dan memadukan teknologi yang berubah sangat cepat ke dalam kegiatan pelayanannya. Dalam memberikan pelayanan kepada pasien, laboratorium harus menerapkan standar pelayanan yang sama, tidak membedakan antara pasien satu dengan pasien yang lain.

                Laboratorium pasien berarti organisasi atau orang yang menerima atau berkepentingan terhadap produk laboratorium yaitu laporan pemeriksaan, termasuk pendapat dan interpretasi terhadap hasil tersebut. Ukuran kepuasan pasien sangat berkaitan erat dengan mutu pelayanan yang diberikan. Data hasil pemeriksaan dapat dikatakan mempunyai mutu tinggi apabila data hasil tersebut memuaskan pasien dengan tetap mempertimbangkan aspek teknis sehingga precision and accuracy (ketelitian dan ketepatan) yang tinggi dapat dicapai.

              Data pemeriksaan harus mempunyai kemampuan telusuran pengukuran dan terdokumentasi dengan baik, sehingga dapat dipertahankan secara ilmiah maupun hukum. Hal itu berarti bahwa seluruh metode dan prosedur operasional laboratorium harus terpadu, mulai dari perencanaan pengambilan sampel, penanganan, pemeriksaan dan atau kalibrasi, sampai pemberian hasil laporan ke pasien. Oleh karena itu, kebutuhan perbaikan kualitas pelayanan merupakan suatu kebutuhan yang paling mendasar bagi kelangsungan hidup laboratorium dalam era kompetisi yang semakin ketat.

              Laboratorium informasi system mempunyai manfaat bagikepuasan pasien dalam pelayanan laboratorium yaitu, perlindungan atas kerahasiaan informasi dan hak kepemilikan pasien terhadap data hasil pemeriksaan, keakuratan, kejelasan dan tidak meragukan, serta objektivitas laporan pemeriksaan, ketepatan waktu penyampaian laporan hasil pemeriksaan.

               Kelebihan sebuah rumah sakit setelah menggunakan laboratorium informasi system dapat membantu Memudahkan pendataan dan pencatatan pemeriksaan Laboratorium dengan System, dan kekurangan sebelum menggunakan laboratorium informasi system data-data tidak tersusun rapih dan perawat tidak mudah mencari data-data yang terdapat di laboratorium (MYRrikah.2014).

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
  8. 8
  9. 9
  10. 10
  11. 11
  12. 12
  13. 13
  14. 14
  15. 15
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun