Teknologi informasi yang canggih, seperti kecerdasan buatan (AI) dan analisis data, dapat dimanfaatkan untuk mendeteksi pola-pola yang mencurigakan dalam pengelolaan keuangan publik. Misalnya, sistem AI dapat digunakan untuk menganalisis data transaksi keuangan besar-besaran dalam waktu nyata, mengidentifikasi anomali, dan memberikan peringatan dini tentang potensi tindak pidana korupsi.
Selain itu, penggunaan teknologi blockchain dapat memberikan keamanan dan keandalan yang lebih besar terhadap data transaksi keuangan publik, mengurangi risiko manipulasi atau pemalsuan informasi.
Manfaat Aplikasi Etika Telelogis Bentham
 1. Meningkatkan Kepercayaan Masyarakat
Dengan meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi publik, aplikasi Etika Telelogis Bentham berpotensi untuk memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan institusi publik. Kepercayaan yang tinggi akan meningkatkan efektivitas pengelolaan keuangan publik dan mendukung stabilitas ekonomi dan sosial.
 2. Efisiensi Pengelolaan Keuangan Publik
Penerapan aplikasi ini diharapkan akan mengurangi birokrasi yang tidak perlu, mempercepat proses pengambilan keputusan, dan mengoptimalkan alokasi sumber daya publik. Dengan meminimalkan praktik korupsi, dana publik dapat lebih efisien digunakan untuk program-program yang mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
 3. Pengurangan Kemiskinan dan Ketimpangan
Korupsi tidak hanya merugikan perekonomian secara keseluruhan tetapi juga berdampak negatif pada distribusi pendapatan dan akses masyarakat terhadap layanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan. Dengan meminimalkan praktik korupsi, aplikasi Etika Telelogis Bentham dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mengurangi kemiskinan dan ketimpangan sosial di Indonesia.
 4. Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
Transparansi dan pengawasan publik yang ditingkatkan akan mendorong pemerintah untuk memberikan pelayanan yang lebih baik dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Penggunaan teknologi informasi juga dapat meningkatkan efisiensi administrasi publik dan memperbaiki layanan yang disediakan kepada masyarakat.