Mohon tunggu...
Mugiarni Arni
Mugiarni Arni Mohon Tunggu... Guru - guru kelas

menulis cerita

Selanjutnya

Tutup

Cerpen Pilihan

Cerpen: Malunya Seorang Ibu

23 November 2023   14:54 Diperbarui: 23 November 2023   15:01 136
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sumber gambar pixabay.com

Bu Inah menatap Rini dengan penuh keheranan. "Kenapa, Nak?"

Rini menggenggam tangan ibunya. "Karena Ibu adalah wanita yang kuat dan berani," katanya. "Ibu sudah kehilangan suami tercinta, tapi Ibu tetap tegar dan berjuang untuk membesarkan Rini. Ibu selalu ada untuk Rini, baik di saat senang maupun susah. Ibu adalah sosok panutan bagi Rini."

Bu Inah tersenyum. "Terima kasih, Nak. Kata-katamu membuat Ibu merasa lebih baik."

Rini memeluk ibunya kembali. "Ibu enggak usah malu," katanya. "Ibu adalah wanita yang hebat."

Bu Inah memeluk Rini erat-erat. Ia merasa sangat bersyukur memiliki anak seperti Rini. Rini adalah anak yang baik dan penuh kasih sayang. Ia selalu ada untuk ibunya, baik di saat senang maupun susah.

Hari-hari pun berlalu. Bu Inah dan Rini tetap hidup bahagia bersama. Bu Inah tidak pernah lagi malu dengan kondisinya. Ia tahu bahwa ia adalah wanita yang kuat dan berani. Ia memiliki anak yang baik dan penuh kasih sayang. Itu sudah lebih dari cukup baginya.**

Suatu hari, Bu Inah dan Rini sedang berjalan-jalan di taman kota. Tiba-tiba, mereka bertemu dengan seorang pria paruh baya. Pria itu adalah tetangga mereka yang bernama Pak Budi.**

"Eh, Bu Inah," sapa Pak Budi. "Lama enggak ketemu."

Bu Inah tersenyum. "Iya, Pak. Lama juga enggak ketemu."

Pak Budi menatap Rini dengan kagum. "Eh, ini siapa, Bu?"

"Ini anak saya, Rini," jawab Bu Inah.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun