Kharisma mendadak menyerang para "pendukung fanatik rezim", suatu kategori sosial yang diciptakannya sendiri. Â Dia lari dari fakta ujaran perundungannya pada Ibu Negara RI Iriana.
Apa yang dilakukan Mahyar dan Kharisma itu bisa digolongkan red herring logical fallacy. Istilah pasarannya, ngeles. Mencoba mengalihkan perhatian ke isu lain yang tak ada kaitannya dengan masalah pokok. Semacam mengumpankan ikan herring merah dengan bau menyengat. Sehingga kucing beralih menerkamnya, lupa makanan utama adalah steak has dalam. Â
Sesat logika red herring lazimnya dilakukan para pecundang yang mau lari dari satu masalah yang ditimbulkannya sendiri.
Ah, tapi bukankah para perundung, atau penista sesama manusia, itu memang pecundang besar? (eFTe)Â
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI