Mohon tunggu...
Mochamad Syafei
Mochamad Syafei Mohon Tunggu... Guru - Menerobos Masa Depan

Kepala SMP Negeri 52 Jakarta. Pengagum Gus Dur, Syafii Maarif, dan Mustofa Bisri. Penerima Adi Karya IKAPI tahun 2000 untuk buku novel anaknya yang berjudul "Bukan Sekadar Basa Basi".

Selanjutnya

Tutup

Cerpen Pilihan

Pasar Gaib Hotel Angsana

29 Desember 2020   10:26 Diperbarui: 29 Desember 2020   10:54 393
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Kalau kamu pergi ke pasar gaib Hotel Angsana, salah satu anakmu akan dikirim ke sana. 

Masa? 

Anakmu akan jadi landasan gazebo, atau menjadi pesuruh penghuni pasar gaib itu. 

Aku ingat kata kata kakakku.  Aku langsung berbalik. Aku tubruk anakku itu. Aku tak mungkin menukar jiwa anakku untuk kesenangan ku sendiri. 

Dan bersamaan aku jatuh memeluk anakku, keramaian pasar itu langsung lenyap. Hanya sebuah tanah lapang. Dan di depan ku berdiri Umar. Ia terpaku melihat aku yang tersuruk di tanah. 

Kamu gagal, Kam. 

Tapi kamu berhasil menyelamatkan keluarga mu. Dari semula memang aku sudah ragu dengan kebulatan tekadmu. Tapi tak apa. Ayo, pulang! 

Sampai di rumah kulihat anakku sedang tertidur pulas. Aku cuma bisa menangis. 

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun