Mohon tunggu...
melisa emeraldina
melisa emeraldina Mohon Tunggu... Lainnya - Menulis untuk Berbagi Pengalaman

"Butuh sebuah keberanian untuk memulai sesuatu, dan butuh jiwa yang kuat untuk menyelesaikannya." - Jessica N.S. Yourko

Selanjutnya

Tutup

Worklife Pilihan

Melayani Aduan Masyarakat Harus Tenang dan Sabar

24 Agustus 2021   20:23 Diperbarui: 24 Agustus 2021   20:51 276
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Berikan perkiraan waktu kepada pengadu untuk instansi Anda menyelesaikan masalah aduan. Berikan waktu yang realistis sesuai dengan tingkat permasalahan.

Bila Bukan Kesalahan Instansi Anda

Bila ternyata permasalahan yang dikemukakan bukan merupakan kesalahan instansi Anda, maka ucapkan permohonan maaf dan sampaikan bila itu bukan merupakan kesalahan instansi Anda.

Bila Anda dapat membantu atau merujuk ke pihak lain yang harus menyelesaikan, maka bantulah agar masyarakat/pelanggan tersebut tahu harus kemana.

Ganti Kerugian

Bila ada kerugian yang dialami oleh pelanggan yang diakibatkan kesalahan instansi Anda, maka jangan ragu untuk mengganti kerugian atau memberikan bonus layanan yang sesuai dengan kerugian yang dialaminya. Selain untuk menjaga kepuasan pelanggan ini juga untuk menjaga citra instansi Anda.

Bila Pelanggan Mengancam

Ada beberapa kondisi dimana masyarakat/ pelanggan sangat marah dan ingin meluapkan kemarahannya. Mengancam Anda dan membuat keributan. Tetaplah tenang  dalam menjawab dan jangan terpancing.

Namun juga jangan segan memanggil petugas keamanan jika pengadu mulai menunjukkan tanda-tanda berlebihan seperti berkata kasar, membanting barang dan melakukan kekerasan.

Jalur Hukum

Jika pengadu mengancam untuk mengadukan perkara ke proses hukum, Anda dapat mengusulkan pengadu untuk dapat berbicara dengan staf Bagian Hukum untuk menyelesaikan masalah tersebut. Sehingga penyelesaiannya pun didampingi oleh mereka yang mengerti hukum. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Worklife Selengkapnya
Lihat Worklife Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun