Buatlah aturan jelas berapa menit atau jam dalam sehari anak boleh nonton. Jenis tanyangan dan jam tonton yang teratur.Â
Jangan sesekali biarkan anak nonton tanpa pengawasan dan tanpa penjadwalan. Ini akan membentuk kebiasaan yang juga menjadi database di otak.
Yang terakhir, jangan pernah memberikan smartphone kepada anak hanya karena kita ingin melalaikan anak atau 'kasian' karena anak merengek2.  Ini hal yang salah kaprah dan berbahaya.
Jika orangtua sering membiarkan anak nonton, maka mereka akan mengalami yang namanya emotional disruption. Akibatnya, anak akan sulit mengontrol emosi dan mudah mengamuk jika tidak diberikan.Â
Saat pola ini terbentuk di otak, maka database buruk bisa menetap lama di otak. Lama-kelamaan ini akan mempengarungi pola tingkah laku anak, cara berkomunikasi, dan ketidakmampuan mengontrol emosi secara alami.Â
Sebagai penutup, bijaklah dalam mengasuh anak dan berilah hak anak secara penuh. Berinteraksi dan berkomunikasilah dengan baik bersama anak agar emosi yang tersimpan di otak anak selalu positif.Â
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H