Mohon tunggu...
Latifah Maurinta
Latifah Maurinta Mohon Tunggu... Novelis - Penulis Novel

Nominee best fiction Kompasiana Awards 2019. 9 September 1997. Novel, modeling, music, medical, and psychology. Penyuka green tea dan white lily. Contact: l.maurinta.wigati@gmail.com Twitter: @Maurinta

Selanjutnya

Tutup

Cerpen Pilihan

[3 Pria, 3 Cinta, 3 Luka] Tempat untuk Pulang

6 Februari 2019   06:00 Diperbarui: 6 Februari 2019   06:27 175
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

"Dia lancang sekali, Abi. Berani main piano di sini. Memangnya dia pikir dia siapa?"

Abi Assegaf tertawa kecil. "Abi senang piano itu dimainkan, Sayang."

Adica menghempas nafas kesal. Kepulangannya di pagi yang dingin membawa segumpal kecewa. Ia tak habis pikir mengapa Abi Assegaf menyewa caregiver.

Terdengar denting gelas beradu dengan meja. Disusul bunyi adukan sendok. Setelah menyesap teh Earl Greynya pelan-pelan, si anak semata wayang mengungkapkan sesuatu.

"Aku keluar dari radio, Abi. Terlalu banyak intrik. Naskah sandiwara radio dan ketulusanku disalahartikan."

Jadi, ini alasan Adica pulang. Mencari kenyamanan di tengah intrik kantor. Abi Assegaf mengusap-usap lengan putranya.

"Abi tahu rasanya, Sayang. Semoga kamu mengambil keputusanmu dengan kepala dingin."

"Apakah ini tandanya jodoh?"

"Apa maksudmu?"

"Perkataan Abi sama seperti Ummi."

Detak di dada Abi Assegaf bertambah cepat. Lupakah Adica bila ayahnya tak boleh terlalu diforsir kerja jantungnya? Wajah Abi Assegaf tertunduk. Tidak, semuanya telah berlalu.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
  8. 8
  9. 9
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun