Mohon tunggu...
Juvialen
Juvialen Mohon Tunggu... -

Kata-katamu adalah kualitas dirimu

Selanjutnya

Tutup

Olahraga Pilihan

Dari Romania ke Karawang, Joseph Souisa dan Dedikasinya untuk Tinju

17 September 2016   12:24 Diperbarui: 17 September 2016   12:41 177
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Sekembalinya Joseph dari salah satu negara komunis (pada masanya) di daratan Eropa itu, ia pulang ke Jakarta. Gelar juara terbaik nasional tak pelak ia raih di tahun 1987, menyusul kejuaraan lainnya seperti Kota Kembang Cup, President Cup, Sea Games dan PON saat tuan rumah di Jakarta.

“Jadi (selain) saya melatih, (menjadi) atlet juga latihan sendiri. Caranya, dengan latihan fisik seperti lari, push-up, squat jump, thai boxing, semuanya sendiri. Yang penting nanti di atas ring kita harus bisa kuat mental, dan berpikir strategi terbaik.”

Fakta bahwa ia melatih dirinya sendiri dengan keras ini cukup unik. Padahal kita tahu, tinju mensyaratkan teknik khusus yang tidak mudah untuk dicapai secara otodidak.

“Tinju itu risikonya tinggi, saya sering mengalami cedera benturan-benturan, luka sobek, jadi terkadang harus istirahat tidak bisa ikut latihan dulu,” ujar Joseph menambahkan.

Joseph juga mengaku dirinya sempat mengalahkan lawan yang menurut dia sangat tangguh, Rachman Kili-Kili Taliak dan Nico Thomas.

“Waktu itu seingat saya event Bupati Cup tahun 1990-an, saya dua kali juara satu terbaik, dapat medali emas di Lampung Tengah dan Lampung Utara. Pesertanya dari berbagai kabupaten di Indonesia,” ingatnya.

Dengan prestasi yang berhasil diukir Joseph, tak lama dirinya pun diminta oleh Pemkab Karawang, agar membantu mencari atlet-atlet terbaik yang bisa membawa nama baik Karawang.

Kehidupannya sebagai pelatih sekaligus atlet tinju amatir semakin sejahtera dengan fasilitas yang diberikan pejabat daerah atas prestasinya di cabang olahraga tinju. Bupati Karawang saat itu, Sumarno Suradi sejak tahun 1988 memberikan perhatian dan dukungan berupa tempat tinggal dan segala kebutuhannya dalam rangka membawa nama baik Karawang.

Bersama Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana (kiri) yang memimpin acara seremonial Kirab Api PON.
Bersama Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana (kiri) yang memimpin acara seremonial Kirab Api PON.
Di kabupaten Tatar Sunda inilah ia kemudian bertemu dengan para petinggi PT Pindo Deli Pulp & Paper, yakni pimpinan manajemen Adel Teguh dan Endang Jacob, serta Public Relations & CSR Development, Andar Tarihoran.

Merasa terinspirasi dengan prestasi dan semangat berlatih yang dimiliki Joseph, setelah melalui banyak diskusi bersama, para petinggi PT Pindo Deli kemudian setuju untuk memfasilitasi para atlet tinju didikan Joseph dengan membangun sasana tinju di sekitar lokasi pabrik.

Kebetulan pula waktu itu ketua Pertina Kabupaten Karawang adalah Adel Teguh, sehingga selain sarana, prasarana pun disediakan PT Pindo Deli untuk menunjang kegiatan atlet-atlet tinju binaan tersebut.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Olahraga Selengkapnya
Lihat Olahraga Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun