Mohon tunggu...
Rut Sri Wahyuningsih
Rut Sri Wahyuningsih Mohon Tunggu... Penulis - Editor. Redpel Lensamedianews. Admin Fanpage Muslimahtimes

Belajar sepanjang hayat. Kesempurnaan hanya milik Allah swt

Selanjutnya

Tutup

Humaniora

Ketika Perlindungan Hilang, Ke Mana Hati Bertolak?

30 Maret 2024   19:49 Diperbarui: 30 Maret 2024   19:53 107
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi adalah desain pribadi

Islam Solusi Tuntas KDRT

Islam memandang keluarga adalah institusi terkecil yang strategis dalam memberikan jaminan/ benteng perlindungan. Untuk itu Islam mengharuskan negara menjamin terwujudnya fungsi keluarga melalui berbagai sistem kehidupan berasaskan akidah Islam sehingga terwujud keluarga samawa, Sejahtera, berkepribadian islam dan kuat ketahanan keluarganya.

 

Dalilnya adalah apa yang Allah SWT firmankan yang artinya, "Wahai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu. Penjaganya adalah malaikat-malaikat yang kasar dan keras. Mereka tidak durhaka kepada Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepadanya dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan." (TQS. At-Tahrim: 6).

 

Para ayah, wali ataupun kerabat dalam sebuah keluarga memiliki amanah spesial menjaga anggota keluarganya dari jilatan api neraka. Tak cukup hanya mencukupi sandang, pangan dan papannya. Namun juga kesehatan, pendidikan dan keamanannya. Sementara support sistem dari negara adalah menjamin semua kebutuhan tersebut mudah diakses setiap keluarga.

 

Perilaku kekerasan dalam rumah tangga bisa jadi pemicunya adalah ekonomi. Sebab, keadaan hari ini memang sangat berat bagi setiap keluarga, di antara mahalnya bahan kebutuhan pokok, ternyata bekerja pun belum tentu bisa memenuhi semua kebutuhan hidup sebab rakyat masih menanggung pungutan pajak dan sebagainya . Lantas, tidakkah kita rindu kembali kepada pengaturan Islam? Wallahualam bissawab.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun