Mohon tunggu...
Istiqomah
Istiqomah Mohon Tunggu... Freelancer - pegiat literasi

fokus setajam sorot lensa

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Sajak-Sajak Memukau

10 Juni 2023   08:01 Diperbarui: 10 Juni 2023   08:04 106
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

tapi juga sorot mata

sejak saat itu perasaanku mulai berbeda

aku dengan hari hari ku merangkai kembali sajak saja memukau

iya dan tidak menjadi keputusan

perasaan berkalut resah

sedih dan putus asa 

menjadi gumpalan awan hitam pekat menakutkan

tapi ia dan sajak sajak memukau menyinari menjadi awan jingga

barangkali itulah obat pelipur lara

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun