Mohon tunggu...
Mochamad Iqbal
Mochamad Iqbal Mohon Tunggu... Guru - Penulis | Pengajar | Penikmat Film

Nominasi Best in Fiction 2023, senang membaca buku-buku filsafat. | Penulis Novel Aku Ustadz Matote | Penulis Antologi Cerpen Isnin di Tanah Jawa, Kumpulan Para Pemalas. | Menulis adalah cara untuk mengabadikan pikiran, dan membiarkannya hidup selamanya.|

Selanjutnya

Tutup

Cerpen Pilihan

Cerpen: Mantel Hujan Berwarna Merah Jambu

31 Agustus 2023   12:21 Diperbarui: 31 Agustus 2023   13:41 184
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

"Aku Nala" jawabku saat itu.

Semenjak hari itu, kami menjadi tak terpisahkan. Setiap hari terasa istimewa saat kami bersama. Kami mengejar impian kami masing-masing, tetapi selalu saling mengisi kekurangan satu sama lain. Warna merah jambu mantel hujannya kini menjadi lambang kebahagiaan dan inspirasi dalam hidupku.

Hingga saat ini, matahari masih bersinar cerah di langit. Aku menyesap kopi hangat dalam cangkirku dengan senyum merekah di bibirku. 

Terkadang, ketika hujan turun lagi, aku selalu teringat kembali bagaimana pelangi bisa muncul di tengah-tengah badai, dan bagaimana pertemuan tak terduga itu membawa pelangi ke dalam hidupku.

-Tamat-

Iqbal Muchtar

Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun