Mohon tunggu...
AKIHensa
AKIHensa Mohon Tunggu... Penulis - Pensiunan sejak tahun 2011 dan pada 4 Mei 2012 menjadi Kompasianer.

Kakek yang hobi menulis hanya sekedar mengisi hari-hari pensiun bersama cucu sambil melawan pikun.

Selanjutnya

Tutup

Cerpen Pilihan

Cerpen: Ghosting (2)

20 Maret 2021   15:51 Diperbarui: 20 Maret 2021   15:54 458
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

"Kayla jangan sedih. Kamu juga harus tersenyum. Sambutlah Mas Hendar sudah menunggumu di sana!" Kali ini Tante Neni yang berkata sambil menunjukkan kehadiran Hendarno sedang berdiri di pekarangn villa itu.

Mikayla melihat Hendarno, diapun berlari menghampiri lelaki pujaan yang selama ini dirindukannya. Memeluknya erat sekali seakan tidak mau melepaskannya. Namun tiba-tiba Mikayla sadar.

"Mas Hen. Maaf. Kita bukan muhrim ya." Kata Mikayla polos.

Mendengar ini, Hendarno Al Ghufron hanya tersenyum penuh arti. Lelaki ini masih takjub memandang gadis cantik yang menjadi dambaannya selama ini.

"Kenapa Mas. Kamu memandangku seperti itu? Pake seyum-senyum lagi!"

 "Enggak apa-apa. Aku hanya merasakan bahwa Mikayla Angela sudah menerima cinta Hendarno Al Ghufron." Suara Hendarno pelan sekali seperti berbisik.

Kendati suara itu hanya sebuah bisikan namun Mikayla mendengarnya dan gadis rupawan ini hanya mengangguk tersenyum penuh bahagia.

@hensa

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun