Bicara motivasi, tentu saja Lyon juga akan sangat termotivasi untuk lolos ke final pertama mereka di Liga Champions. Namun, di babak seperti ini, kedua tim otomatis sudah termotivasi. Penentunya ya penampilan di lapangan.
Namun, meski Bayern lebih punya pengalaman melewati babak semifinal karena sudah 10 kali tampil di final, bukan berarti semifinal nanti akan berjalan mudah.
Toh, bagaimanapun, Lyon yang bisa menyingkirkan Juventus dan Manchester City, tidak bisa diremehkan. Pelatih Lyon, Rudi Garcia juga pernah tampil di final kompetisi Eropa. Tepatnya saat membawa Marseille ke final Europa League musim 2017/18 lalu.
Pertanyaan terakhir, mampukah Lyon menahan gempuran serangan Bayern yang pasti akan tampil menyerang? Terlebih bila Rudi Garcia tetap memakai skema 3-5-2 yang tentu rentan bila diserang lewat sayap karena jarak antar tiga bek yang berjauhan.
Bila Lyon mampu bermain kokoh di 15 menit awal, apalagi di babak pertama, mereka punya peluang untuk membuat kejutan. Namun, gempuran Bayern yang seperti tsunami, rasanya sulit dibendung.
Jadi, sampean (Anda) memprediksi bakal tercipta final ideal antara Bayern melawan PSG, dua tim yang doyan menyerang. Atau malah ulangan final Piala Liga Prancis di musim ini antara PSG dan Lyon. Salam.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI