Pernah tersesat di jalan buntu
Pernah menengadah pada Bumi
Berucap sebuah kepasrahan pada nestapa
Bergumam dalam Rasa
**
Tiba saat cahaya penerang membelalakan mata
Bersayup lembut suara raga dengan kata, Debu tak layak di genggam
Menghempaskan segala terpaan kerikil runcing
Kepakkan sayap-sayap kebebasan
**
Gebrak! dunia, jadilah Bahagia
Jadilah pulau berlabuh bagi jiwa yang penuh lamunan
Buatlah rinai air mata, menjadi canda yang hangat
Hingga raga mampu bertumpu pada kaki sendiri
**
Tangerang, 10 Februari 2022
Penulis: Yuniar untuk Grup Penulis Mettasik
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI