Ganas. Begitulah narasi paling pas untuk menjelaskan Colombo dalam satu kata. Sebabnya bersama Milan U-19 dia menorehkan rataan gol yang fantastis yakni satu gol per 33 menit pada 2019/20. Dengan pertimbangan kualitasnya itulah di usianya yang baru menginjak 18 tahun Ia mulai dilibatkan dalam beberapa pertandingan bersama tim utama Milan dan diberikan kesempatan menimba pengalaman kepada sang mentor, Zlatan.
Colombo sebetulnya bisa pergi dengan akses "dipinjamkan" ke klub lain demi mendapat menit bermain yang lebih banyak. Namun, manajemen kadung mengikatnya dengan kontrak empat musim. Lagi pula, alasan bahwa Zlatan tak lagi muda menjadi penyebab utamanya. Milan tak hanya bermain di satu kompetisi saja. Musim ini pertandingan mereka lebih sibuk dari musim sebelumnya.
Donnarumma cs mesti menjalani tiga kompetisi secara langsung dalam satu musim, yakni Serie A, Coppa Italia, dan Liga Europa. Tentu tak mungkin Milan terus mengandalkan Zlatan seorang.
Sekilas perjalanannya sama seperti pemain muda lainnya. Selepas berhasil melewati berbagai tim level sekolah, Ia melakukan debut bersama Milan U-17 di usia yang lebih dini yakni 15 tahun. Tiga gol dari empat kali main bukanlah catatan yang buruk bagi seorang debutan berusia dua tahun lebih muda dari umur yang semestinya.
Musim berikutnya, torehan golnya mulai meningkat. Masih di tim yang sama, Colombo mencetak 11 gol dari 21 penampilannya di musim 2018/19 seraya mulai melangkahkan kakinya menuju tim Primavera Milan, atau U-19.
Colombo membereskan musim itu dengan pergi ke Euro U-17 bersama tim Azzurini. Ia menggapai klimaksnya kala bersua de oranje di partai puncak. Colombo mencetak dua gol meskipun kemudian Italia gagal meraih juara setelah wasit meniup peluit akhir saat papan skor menunjukan angka 4-2.
Doppietta di partai final Euro U-17 edisi Irlandia itu bikin harapan fans Milan melambung tinggi. Meskipun mengawali musim debutnya bersama tim Primavera Milan dengan hilir mudik ke ruang perawatan akibat cedera. Colombo tetap berhasil mencicipi laga perdana pada 19 Oktober 2019 kala menghadapi Cremonese. Primavera Milan tertinggal 1-0.
Namun, tidak butuh waktu lama untuk memanaskan insting golnya, 60 detik berada di lapangan Ia langsung membobol gawang lawan. Dan Ia membawa Milan unggul (2-1) 20 menit kemudian lewat gol keduanya.
Singkat cerita, 1 Februari 2019 Colombo diklaim mengalami cedera patah tulang metatarsal dan harus absen selama tiga bulan. Ia melewatkan Piala Dunia U-17 di Brasil. Namun Ia kembali lebih cepat kala timnya meladeni Citadella dengan mencetak hattrick.
Sementara itu, debut perdananya bersama tim utama yang dibesut Pioli terjadi pada 12 Juni 2020. Dia masuk menggantikan Lucas Paqueta di menit ke-82 kala meladeni Juventus di ajang Coppa Italia. Sejak saat itulah, Colombo terus bersama tim senior AC Milan sehingga Ia merasakan debutnya di Serie A kala Rosonerri menghempaskan Bologna 5-1 pada 18 Juli 2020.
Pada pramusim yang dilakoninya bersama Milan, Ia berhasil mengantongi 3 gol dari 3 laga yang dijalaninya. Penampilan impresifnya berlanjut di babak kualifikasi ketiga Liga Europa kontra FC Bodoe/Glimts. Ia mencetak 1 gol di menit ke-32 dan membawa Milan unggul 3-2.