Mohon tunggu...
Garuda Hitam
Garuda Hitam Mohon Tunggu... profesional -

Garuda Hitam adalah cerita bersambung dengan genre spionase, kombinasi antara Da Vinci Code dengan James Bond, tentang intrik politik dan intelejen tingkat tinggi yang terjadi di tanah air. Kendati beberapa tokoh dan lembaga yang disebut dalam kisah ini benar-benar ada, cerita ini seratus persen fiksi alias khayalan. Kisah ini ditulis secara bergantian oleh Suka Ngeblog, Daun Ilalang dan Hes Hidayat

Selanjutnya

Tutup

Fiksiana

[14] Unit Khusus Presiden Terpilih

30 Juli 2014   19:23 Diperbarui: 18 Juni 2015   04:50 149
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

"Pak Kresna tentu sudah mengenal Mister XY ini kan?" Presiden Terpilih berujar sambil menunjuk ke seorang lelaki yang mengenakan jas lengkap.

Kresna menyalami lelaki yang disapa 'Mister XY' oleh Presiden terpilih. Gosip menyebut kalau sosok Mister XY ini merupakan kandidat kuat untuk posisi Menteri Pertahanan atau Menko Polkam.

"Dan ini Kolonel Pratiwi Langengwangi. Dan yang itu mbak Diandra dan mas Alex Chen," tambah Presiden Terpilih. "Karena pak Kresna sudah tiba, kita mulaikan saja pertemuan kita..."

Dengan hati-hati Kresna duduk. Mereka mengitari sebuah meja berbentuk oval. Presiden terpilih duduk dengan santai.

"Bagaimana kabarnya pak Kresna? Keluarga baik?"

"Alhamdulilah baik, pak," jawabnya. "Keluarga baik, LIN juga baik..."

Presiden terpilih tertawa. "Untuk saat ini kita tak akan membahas soal LIN. LIN akan tetap jalan, tentu saja. Kita akan membahas hal lain." Dia berhenti sejenak sambil mengatupkan jemari tangannya.

"Emm... Pak Kresna apa pernah membaca tentang komik Pahlawan Super Indonesia, seperti Godam, Gundala, Aquanus?" Presiden terpilih bertanya pelan.

Kresna Dutamangkara menatap Presiden Terpilih dengan bingung, mencoba mencerna pertanyaan yang diajukan. Pahlawan Super?

"A... aku tak punya waktu baca komik, terutama komik Pahlawan Super tentang Godam atau Gundala. Tapi aku pernah bertemu mereka..."

Kresna dapat merasakan nuansa keterkejutan di ruangan itu.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
Mohon tunggu...

Lihat Konten Fiksiana Selengkapnya
Lihat Fiksiana Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun