Pikiran benar
Pikiran merupakan gambaran yang disusun dalam akal budi, getaran jiwa dan perasaan jiwa. Dengan pikiran manusia bisa belajar tentang jenis dan sifat, jalan dan cara memecahkan segala persoalan hidup. Dengan pikiran pula manusia dapat memilih secara bebas dan sadar serta menilai mana yang benar/baik dari mana yang salah/buruk. Maka, berpikir benar itu adalah menerima segala kebenaran dengan terbuka, terutama kebenaran dalam agama dan Kitab Suci: Al'quran, Injil, Weda, Tripitaka, dan lain-lainnya. Kita harus menyadari bahwa dalam kehidupan sehari -- hari pikiranlah yang mendorong kita untuk berkata, maupun berbuat. Sekarang tergantung kepada pikirannya. Kalau pikirannya baik/benar, maka akan mengeluarkan kata- kata yang baik/benar. Kalau pikirannya baik/benar, akan mendorong untuk berbuat baik/benar ketika pikirannya jahat/tidak benar akan mendorong orang untuk berkata yang jahat dan berbuat jahat.
Perasaan benar
Perasaan bagi orang Jawa merupakan bagian yang paling halus; paling dalam pada manusia, sekaligus perasaan menguasai serta meresapi pikiran dan seluruh jasmani. Dialah kehidupan Ilahi yang hadir dalam diri manusia sebagai sarana berkontak dengan Tuhan sekaligus manunggal dengan Tuhan. Perasaan bukanlah suatu tindakan yang diarahkan menuju objek tertentu, melainkan suatu keadaan. Suatu getaran jiwa manusia sebagai reaksi panca indra dengan suatu persoalan dalam situasi apapun. Perasaan benar suatu keadaan menerima segala yang baik, benar dan suci tanpa curiga dan menolak segala yang jahat.
Perkataan benar
Perkataan adalah susunan kata-kata dalam bahasa manusia yang berfungsi untuk merumuskan, menerangkan, menjelaskan pikiran dan perasaan tentang suatu persoalan baik untuk diri sendiri maupun orang lain. Perkataan bukan hanya keluar dari mulut, tetapi bersumber dari keinginan atau perasaan yang menyebabkan orang berfikir dan kemudian berkata serta berbuat. Pikiranlah yang mendorong orang untuk berkata, maupun berbuat. Sekarang tergantung kepada pikiranrya. Kalau pikirannya baik/benar, maka akan mengeluarkan kata- kata yang baik/benar. Kalau pikirannya baik/benar, akan mendorong untuk berbuat baik/benar ketika pikirannya jahat/tidak benar akan mendorong orang untuk berkata yang jahat dan berbuat jahat.
Perbuatan benar
Perbuatan merupakan sikap dan tindakan manusia, sebagai akibat dari pikiran-perasaan-perkataan tentang suatu persoalan, baik dalam diri maupun keluar diri sebagai langkah untuk menghadapi persoalan dan pemecahannya. Dengan menjalankan Catur Murti secara terus menerus orang terbiasa berpikir benar, berperasaan benar, berkata benar dan berbuat benar. Dalam situasi dan kondisi apa pun reaksi kita jadi cepat dan dalam mengambil keputusan bisa dengan tepat dan benar. Dengan mendalami Catur Murti, maka kita mandapatkan faidah dan keuntungan yang besar, Kita akan memiliki sifat-sifat dan perilaku yang baik, memiliki karakter yang tangguh, yang tidak gampang takut dan susah. Kita tidak akan menjadi orang yang sombong, tetapi kita akan menjadi orang yang lembah manah berbudi bawa laksana
Korupsi di Indonesia sudah sangat terkenal di kalangan masyarakat nya, maka jika Raden Mas Sosrokartono melakukan upaya pencegahan korupsi di Indonesia akan cepat terselesaikan. Karena watak ia yang tidak gegabah dan sabar yang seluas samudra, dan karena ia dijuluki si jenius dari timur. Raden Mas Sosrokartono dikenal sangat kental adat jawanya, namun ia dilupakan oleh tanah airnya karena terlalu menyibukkan diri di negara orang.
Pembentukan lembaga antikorupsiÂ
Salah satu cara pemberantasan korupsi adalah dengan membentuk organisasi independen yang didedikasikan untuk pemberantasan korupsi. Selain itu, lembaga antikorupsi harus memberikan edukasi kepada pemerintah dan masyarakat, serta mengembangkan standar perilaku dan kode etik bagi  pemerintah dan organisasi hukum yang membutuhkan. Salah satu peran lembaga antikorupsi adalah mengedukasi masyarakat dan meningkatkan kesadaran tentang hak atas perlakuan yang baik, jujur, dan efisien dari pegawai pemerintah. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah peningkatan efisiensi sistem peradilan di kepolisian, kejaksaan, pengadilan dan penjara.