Mohon tunggu...
Efwe
Efwe Mohon Tunggu... Administrasi - Officer yang Menulis

Penikmat Aksara, Ekonomi, Politik, dan Budaya

Selanjutnya

Tutup

Humaniora

Hikayat Porkas, SDSB dan Judi Resmi Milik Pemerintah serta Peran Robby Sumampow dalam Pengelolaannya

3 Juni 2021   16:16 Diperbarui: 3 Juni 2021   16:34 5018
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Peredaran Kupon Porkas, SDSB dan berbagai judi buntut legal dihentikan bulan November 1993 ketika Menteri Sosial saat itu Endang Kusuma Intem menghapus undian berhadiah tersebut.

Robby Sumampow sendiri selain mengelola porkas melalui YDBKS juga mengelola sejumlah grup usaha lain mulai dari dereta hotel di Solo, klub dan hotel Haila Executive Club di Ancol Jakarta Utara.

Ia juga menjadi salah satu pemegang saham di Perusahaan pengelola jalan tol swasta pertama di Indonesia PT. Citra Marga Nusaphala (CMNP) bersama putri sulung Soeharto,Siti Hardiyati Rukmana.

Ia pun memiliki usaha lain yakni PT. Branta Mulia dan PT. Indo Kordsa, makanya ketika SDSB dan Porkas dihentikan pemerintah saat itu.

Robby Sumampow tetap menjadi salah satu Grazy Rich Indonesia sampai ia meninggal akibat penyakit stroke pada usia 76 tahun.

Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun