Sebagai tambahan informasi, diantara bangsa Arab juga banyak diantaranya beragama Nasrani, meskipun mayoritasnya memang beragama Islam.
Jadi sebenarnya setelah saya membaca sekian banyak referensi yang dijadikan rujukan konflik antara Israel dan Palestina ini lebih pada perkara kemanusian bukan perkara agama.
Israel  sebagai personifikasi bangsa Yahudi menjajah Palestina yang merupakan personifikasi bangsa Arab. Mereka memperlakukan bangsa Arab secara diskriminatif, bangsa Arab  diperlakukan seperti warga kelas dua oleh mereka.
Makanya tak heran konflik ini akan terus terjadi sepanjang Israel memperlakukan bangsa Arab Palestina semena-mena.Â
Malangnya situasi ini diimbuhi oleh ambiguitas sikap AS yang kerap secara irasional membela Israel, padahal jika yang melakukan tindakan kekerasan militer bukan Israel, AS selalu mempermasalahkannya.
Lantas sampai kapan konflik yang diterjadi di Palestina antara Israel dan Bangsa Arab Palestina ini akan berakhir?
Entah, yang jelas konflik ini tak akan terselesaikan dalam waktu dekat. Perjanjian damai apa pun di masa depan akan memerlukan kesepakatan kedua pihak untuk menuntaskan masalah-masalah yang rumit.
Sampai ada penyelesaian,maka konflik Palestina-Israel akan terus berlanjut.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H