Mohon tunggu...
Farent B. Sagala
Farent B. Sagala Mohon Tunggu... Asisten Rumah Tangga - Asisten Rumah Tangga

Manusia yang belajar di jurusan PKn. Saya orangnya sok edgy, sok lucu, hanya soklin pemutih.

Selanjutnya

Tutup

Cerpen Artikel Utama

Cerpen | Kamu adalah Pizza dan Aku adalah Bala-bala

6 Juni 2020   16:36 Diperbarui: 6 Juni 2020   19:22 567
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Aku tidak berbohong saat berkata Rose hanyalah teman. Faktanya memang begitu, tidak pernah ada ikatan walaupun kami cukup dekat. Setidaknya bagiku seperti itu.

Dia adalah tepung beras berwarna putih terang. Keluarganya cukup terkenal karena memiliki lagu yang cukup khas. Namun ketenaran keluarganya tidak membantu banyak. Keturunannya hanya berakhir menjadi kue jajanan pasar. Tidak terlalu bagus. Walaupun satu tingkat diatas gorengan.

Aku dan Rose bertemu di akademi. Saat itu Diesnatalis Akademi Punyasari. Kami sama-sama menjadi panitia bagian Information Center di Fakultas Teknik Penyajian. Tugas kami memberikan informasi bagi pengunjung maupun atlet terkait jalannya turnamen seperti jadwal, informasi pembelian tiket, dan lain-lain.

Kelompok kami berisi 12 orang. Kami dibagi menjadi 3 shift per 8 jam. Turnamen sebetulnya berjalan pada pukul 07.00- 21.00, namun kami memiliki bos yang gila dan tidak waras sehingga mengharuskan ada yang berjaga walaupun turnamen sedang tutup.

Di kelompok panitia ini, Rose menjadi primadona karena keindahan estetis yang dimilikinya. Bungkusnya tergambar bunga mawar yang indah sehingga makin menambah keindahannya.

Namun aku melihat dia biasa saja. Keindahan estetis tidak cukup untuk membuatku tertarik. Sampai saat aku tahu melalui penelitianku bahwa dia adalah terigu yang memiliki prinsip.

Dia sering kali memakai bungkus dengan tulisan yang menunjukkan prinsipnya, "Jadilah tepung beras yang indah, dengan etika dan moral yang sama indahnya".

Bagi kami para tepung, etika dan moral tidak terlalu penting. Kamu bisa melakukan segalanya apabila kamu indah. Namun dia melakukannya. Itu cukup untuk membuatku tertarik padanya.

Setelah beberapa hari aku dipindah tugaskan menjadi LO kontingen. Kontingen yang aku layani memiliki banyak permintaan. Pada saat itu mereka memiliki jadwal latihan di sore hari, namun mereka meminta untuk latihan pagi karena mereka memiliki jadwal analisis taktik di sore hari. 

Setelah koordinasi dengan beberapa pimpinan, saya mendapatkan solusi. Mereka bisa latihan di pagi hari namun dengan konsekuensi durasi mereka berkurang 20 menit dan mereka harus benar-benar tepat waktu karena waktu lapangan yang disediakan sangat terbatas, hanya selang beberapa menit sebelum dipakai kontingen selanjutnya. Tanpa komentar, mereka menyetujuinya.

Saat itu latihan berjalan lancar. Namun yang aku takutkan terjadi. Waktu latihan mereka tinggal 5 menit lagi namun belum ada tanda-tanda latihan itu akan berakhir.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
  8. 8
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun