Mohon tunggu...
Javierra
Javierra Mohon Tunggu... Editor - Penulis

Hobi mengeksplorasi tempat-tempat baru dan memotretnya sehingga dapat dikenang dan menjadikan inspirasi dikemudian hari Contact person: 0882-6824-8115

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan

Rahasia Mudah Memahami Diagonal Bidang dan Ruang: Belajar Bersama Mahasiswa UIN Raden Fatah

13 Desember 2024   05:43 Diperbarui: 13 Desember 2024   05:43 113
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang Memaparkan Materi Diagonal Bidang dan Ruang

Palembang, Kompasiana, -- Pada tanggal 9 Desember 2024, Andi Aliyyah Arrajwa, mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang, memberikan pemaparan menarik mengenai konsep Diagonal Bidang dan Diagonal Ruang di Rumah Belajar Kakak. Kegiatan ini dirancang untuk membantu siswa memahami salah satu materi penting dalam geometri ruang dengan cara yang mudah dipahami dan interaktif. 

Penjelasan Konsep Diagonal Bidang dan Ruang

Dalam pemaparannya, Andi Aliyyah memulai dengan menjelaskan pengertian Diagonal Bidang, yaitu garis yang menghubungkan dua titik sudut berlawanan pada suatu bidang. Konsep ini dijelaskan melalui visualisasi langsung menggunakan gambar persegi yang digambarkan di papan tulis. 

Andi melanjutkan dengan memperkenalkan rumus yang digunakan untuk menghitung panjang diagonal bidang: 

\[ AC² = AB² + BC² \] 

Dengan penggambaran bahwa sisi persegi memiliki panjang \( s \), rumus ini disederhanakan menjadi: 

\[ AC² = s² + s² = 2s² \] 

Sehingga panjang diagonal bidang adalah: 

\[ AC = s\sqrt{2} \] 

Selanjutnya, Andi menjelaskan Diagonal Ruang, yaitu garis yang menghubungkan dua titik sudut berlawanan dalam sebuah bangun ruang, seperti kubus. Ia memaparkan rumus diagonal ruang menggunakan hubungan antara diagonal bidang dan sisi kubus: 

\[ AG² = AC² + CG² \] 

Dengan subtitusi nilai-nilai yang ada, diperoleh: 

\[ AG² = (s\sqrt{2})² + s² = 2s² + s² = 3s² \] 

Sehingga panjang diagonal ruang adalah: 

\[ AG = s\sqrt{3} \] 

Visualisasi dengan Gambar Kubus 

Untuk memudahkan siswa memahami konsep ini, Andi menggunakan gambar kubus yang digambarkan di papan tulis. Ia menunjukkan posisi diagonal bidang pada sisi-sisi kubus dan bagaimana diagonal ruang terbentuk dengan menghubungkan dua sudut yang saling berlawanan. 

Visualisasi ini membantu siswa mengaitkan teori dengan gambaran nyata, sehingga mereka dapat lebih mudah memahami hubungan antara diagonal bidang, diagonal ruang, dan sisi-sisi kubus. 

Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang MenjelaskanMateri Diagonal Bidang dan Ruang
Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang MenjelaskanMateri Diagonal Bidang dan Ruang

Pendekatan Interaktif dalam Penyampaian Materi 

Tidak hanya memaparkan teori, Andi juga melibatkan siswa dalam diskusi interaktif. Ia memberikan kesempatan kepada siswa untuk mencoba menghitung panjang diagonal bidang dan diagonal ruang pada gambar kubus yang disediakan. Pendekatan ini membuat suasana belajar menjadi lebih aktif dan menyenangkan. 

Salah satu siswa yang mengikuti kegiatan ini menyampaikan kesannya, “Saya jadi lebih paham apa itu diagonal ruang dan bagaimana cara menghitungnya. Awalnya saya pikir sulit, tapi ternyata cukup mudah kalau sudah tahu rumusnya.” 

Memberikan Nilai Tambah untuk Siswa 

Kegiatan ini tidak hanya memberikan pemahaman baru kepada siswa, tetapi juga melatih kemampuan mereka dalam menyelesaikan soal-soal geometri dengan cepat dan tepat. Dengan dukungan penuh dari Rumah Belajar Kakak, sesi ini berjalan lancar dan memberikan manfaat besar bagi siswa yang hadir. 

Andi Aliyyah menutup sesi dengan pesan motivasi, “Matematika itu seperti teka-teki, semakin sering kita mencoba, semakin menarik untuk diselesaikan. Jangan takut untuk mencoba dan terus belajar.” 

 Inovasi Belajar untuk Masa Depan Pendidikan 

Pemaparan materi diagonal bidang dan ruang ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata dari mahasiswa UIN Raden Fatah dalam mendukung dunia pendidikan. Dengan pendekatan yang interaktif dan mudah dipahami, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman siswa serta membangun rasa percaya diri mereka dalam mempelajari geometri. 

Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun