Mohon tunggu...
'eyyasy Kariem
'eyyasy Kariem Mohon Tunggu... -

mahasiswa

Selanjutnya

Tutup

Humaniora

Mu'tazilah

7 Februari 2011   01:24 Diperbarui: 26 Juni 2015   08:50 3744
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Humaniora. Sumber ilustrasi: PEXELS/San Fermin Pamplona

Akar Pemikiran Mu’tazilah dan Aqidah Mereka

Mu’tazilah muncul dengan mengusung dua pemikiran yang baru:



  1. Manusia bebas memilih apa yang akan ia lakukan, dan manusia itu menciptakan perbuatan-perbuatan mereka sendiri.


  2. Pelaku dosa besar bukanlah seorang muslim dan bukan juga seorang kafir, akan tetapi ia adalah seorang fasik dan berada di tempat diantara dua tempat (ini adalah keadaannya di dunia), sedangkan di akhirat ia kekal di neraka, tidak mengapa jika ia disebut muslim karena ia menampakkan islam dan mengucapkan syahadatain, tetapi ia tidak disebut mukmin.

Kemudian mereka membuat madzhab mereka menjadi 5 asas7:



  1. Tauhid (Keesaan Allah )


  2. Al adlu (Keadilan)

    HALAMAN :
    1. 1
    2. 2
    3. 3
    4. 4
    5. 5
    6. 6
    7. 7
    8. 8
    9. 9
    10. 10
    11. 11
    12. 12
    Mohon tunggu...

    Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
    Lihat Humaniora Selengkapnya
    Beri Komentar
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun