Mohon tunggu...
Lilik Fatimah Azzahra
Lilik Fatimah Azzahra Mohon Tunggu... Wiraswasta - Wiraswasta

Seorang ibu yang suka membaca dan menulis

Selanjutnya

Tutup

Fiksiana

Novel | Jejak Sang Penari [14]

16 Agustus 2017   08:29 Diperbarui: 23 Agustus 2017   18:04 947
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
imgrum.org/user/christianwalpole

Di luar gerimis mulai turun. Suasana berubah muram. Dua orang Polisi muncul menghampiri kami. Bapa Made berbincang sejenak dengan mereka. Beberapa saat kemudian ia kembali mendekat dan merangkul pundakku.

"Kita harus menaati hukum yang berlaku, Nak. Kedua Polisi itu datang untuk menjemput Ibumu," Bapa Made berkata pelan. Aku mengangguk, mahfum. Penusukan yang dilakukan Ibu terhadap Julian membuatnya harus berurusan dengan pihak yang berwajib.

Kami kembali masuk ke dalam ruangan menemui Ibu. Sepertinya Ibu sudah tahu, bahwa dua Polisi itu akan membawanya pergi.

Sebelum meninggalkan kami, Ibu memelukku sangat erat.

"Alles zal wel goed, Zoon."

Kemudian mata sayu mantan penari Bali itu beralih ke arah Bapa Made.

"Bli  Made, aku titipkan mereka berdua padamu," suara seraknya terdengar tersendat.

"Berangkatlah, Ni. Kamu sudah melakukan apa yang seharusnya kamu lakukan," Bapa Made merangkul pundak Ibu, mengantarnya hingga ke luar ruangan.

Ibu dan dua orang Polisi itu menghilang dari pandanganku. Bapa Made kembali ke masuk ruangan dan berdiri di tepi ranjang Papi.

 "Dia belum berubah, Bli. Masih perempuan yang keras kepala," desah Papi.

"Maksudmu penari menyebalkan itu? Dia akan baik-baik saja, Pieter. Cintanya pada kalian memaksanya nekad melukai Julian," Bapa Made tersenyum menatap Papi.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Fiksiana Selengkapnya
Lihat Fiksiana Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun