Dia mengaku sangat dekat dengan Presiden SBY kala itu. Namun, hal tersebut tidak membuat dirinya mengumbar banyak informasi.
Baginya ada informasi yang tidak perlu disampaikan dan mungkin tidak harus sampaikan supaya tidak sampai menimbulkan kegaduhan.
Perbandingannya dengan sekarang tentu tidak sepadan. Kondisi dan dinamika semasa Julian Aldrin Pasha dan Fadjroel Rachman memiliki tensi berbeda.
Era Presiden SBY, perbincangan di media sosial tidak seramai sekarang. Bahkan Julian pada 2013 lalu mengaku lupa password Twitter-nya yang bernama akun @japasha, laporan Tempo.co.Â
Sampai sekarang, akun @japasha hanya memiliki satu cuitan, "booking" yang ditulis pada 2009.
Tiap jubir memang memiliki karakter dan gaya berkomunikasi masing-masing.Â
Namun demikian, poin yang dapat dipetik, jubir diharapkan sebisa mungkin dapat memperlihatkan kesejukan dan persatuan.
Sebab apa yang ditulis, tetap tertulis. Jika ingin berkomentar keras di luar tugas jubir, mungkin perlu menunggu sampai jabatan jubir berakhir.
Simak video petikan wawancara Julian di bawah ini.
sedih banget melihat almamaterku seperti ini :( ~ FR pic.twitter.com/80wptpTb3F--- Fadjroel Rachman (@fadjroeL) February 14, 2021
Beri Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!