Dari sinilah di butuhkan secara universal mengenai unsur etik atau norma etik sebagai sumber dalam menentukan suatu perilaku yang berhubungan dengan moralitas. Setiap manusia mempunyai Hak Asasi manusia dan mempunya hak keadilan juga dalam bernegara sebagai suatu pribadi.
Dalam sebuah cerita kohlberg, teorinya menolak konsep pendidikan yang nilai atau karakternya memakai tradisional yang berdasarkan pada pemikiran bahwa ada seperangkat kebajikan seperti kejujuran dan kesabran yang menjadi landasan.Â
Oleh sebab itu kohlberg menggunakan pendekatan pendidikan nilai dengan menggunakan pendekatan kasifikasi nilai yang bertolah, yang asumsinya bahwa dalam suatu jawaban tidak ada satu pun yang benar akan tetapi yang harus kita ketahui bahwa di dalamnya terdapat suatu nilai yang penting untuk dasar berfikir dan bertindak. Itulah cerita asal mula kenapa Kohlberg menemukan tingkatan 6 ini yang terjadi pada manusia.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H