Mohon tunggu...
Dias Ashari
Dias Ashari Mohon Tunggu... Penulis - Wanita yang bermimpi GILA, itu akuuu..

Mantan Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam

Selanjutnya

Tutup

Healthy Artikel Utama

Mengenali Tipe-tipe Pasien di Apotek dan Cara Mengatasinya

6 Oktober 2020   07:43 Diperbarui: 6 Oktober 2020   21:49 1283
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Photo by National Cancer Institute on Unsplash

Pasien seperti ini memang tersebar di seluruh Apotek dan selalu membuat pelayanan kelimpungan dibuatnya. Salah satu tips dari penulis adalah coba konfirmasikan kepada pasien clue-clue yang dapat mendukung obat yang mereka cari. Misalkan obat untuk diagnosa apa, harga berapa, bungkusnya warna apa dan hal lain yang dapat mendukung kearah obat tersebut.

7. Pasien Curhat

Awalnya curhat penyakit yang diderita, eh lama-lama nyaman deh pasiennya. Tak banyak dari mereka yang akhirnya melakukan curcol atau curhat colongan. Mulai dari menceritakan pasangannya, keluarga, anak dan tetangganya. Wah wah memang berasa double job jadi penerima jasa layanan curhat jadi jadinya. 

Tips dari penulis, kalau memang kalian sedang banyak waktu luang tidak masalah jadilah pendengar yang baik. Siapa tau dari obrolan ini kalian dapat mengambil seauatu yang positif. Namun jika dirasa kalian sedang sibuk atau banyak pasien lain yang perlu dilayani. 

Ingat jangan sungkan untuk mengakhiri pembicaraan tentunya dengan bahasa yang santun yah.

Itulah lika-liku perjalanan seorang TTK atau Apoteker di lapangan. Ternyata bukan sekedar melayani kesehatan juga. Namun mereka bisa merangkap menjadi konsultan masalah, penerjamah dan ujung-ujungnya jadi calon mantu idaman. Hahahahha ada ada aja.

Salam sehat Indonesiaku!

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Healthy Selengkapnya
Lihat Healthy Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun