Mohon tunggu...
dedik diantoro
dedik diantoro Mohon Tunggu... Guru - motivator, ustadz, pengajar dan peneliti sosial pendidikan

Tiada hari tanpa pengembangan diri. Lulusan SMAN 6 sby 2004 Lulusan Pesantren Modern Al kahfi 2008 (setara s1) pernah menjadi dosen Filsafat Etika Islam Ketua Al Kahfi Cabang Bogor 2010-2014 Mahasiswa STAI Al hikmah Jakarta

Selanjutnya

Tutup

Healthy Pilihan

Kecemasan dan Khawatir Akan Masa Depan (Cara Menjaga Kesehatan Mental Anda)

14 Januari 2021   13:49 Diperbarui: 14 Januari 2021   14:05 826
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Sediakan waktu untuk berjalan santai, melakukan meditasi, mendapatkan pijatan, atau berendam di air hangat. Bila perlu, matikan telepon genggam Anda selama beberapa saat agar Anda tidak terganggu.

Terkadang kecemasan dapat disebabkan oleh meningkatnya hormon stres. Cara-cara relaksasi tersebut bisa membuat Anda merasa lebih tenang, sehingga rasa cemas pun bisa reda.

7. Makan teratur dan minum cukup air

Ketika sibuk atau merasa cemas, seseorang dapat melupakan jadwal makannya. Padahal kadar gula darah yang rendah karena terlambat makan dapat menyebabkan seseorang lebih mudah emosi dan cemas. Kekurangan cairan atau dehidrasi juga dapat membuat jantung berdetak lebih cepat dan memperburuk rasa cemas.

Sekian dari saya semoga bermanfaat. Nikmatilah hari ini dan jangan mengangunya. Jangan sampai anda kehilangan indahnya hari ini dengan mencemaskan masa depan yang masih belum jelas terlihat oleh anda. Biarkan masa depan ada di tangan Allah dan biarkan diri anda tidak mengetahuinya. Katakan kepada diri anda, “Aku hidup pada hari ini. Maka, mengapa aku harus mencemaskan masa depan ? nikmatilah hari-hari anda.”

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Healthy Selengkapnya
Lihat Healthy Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun