Definisi : Biarkan A dan B menjadi set. Fungsi dari A ke B adalah penugasan tepat satu elemen A. Kami menulis () = jika y adalah elemen unik B yang ditugaskan oleh fungsi dari A ke B, kami menulis : : 10
Relasi menggunakan SQL
 Standar bahasa SQL menggunakan kata tabel untuk menyatakan relasi, dan kebanyakan sering mengikuti aturan ini saat mendiskusikan tentang SQL. Subset dari SQL yang mendukung pembuatan, penghapusan, dan pengubahan tabel disebut data definition language (DDL). Selanjutnya, jika terdapat perintah yang memungkinkan pengguna mendifinisikan domain baru, seperti tipe perintah definisi dalam bahasa pemrograman
Bahasa SQL Â
1. Data Manipulasi language (DML): Subset SQL ini mungkinkan pengguna untuk mengajukan query dan untuk menyisipkan,menghapus,dan memodifikasi baris.
. 2. Data Definition Language (DDL): Subset SQL ini mendukung pembuatan, penghapusan dan modifikasi definisi untuk tabel dan view. Batasan integritas dapat dinyatakan dalam tabel, baik pada saat tabel dibuat maupun sesudah.
 3. Trigger dan batasan integritas lanjut : Standar SQL:1999 baru mencangkup dukungan untuk trigger, yaitu tindakan yang dilakukan oleh DBMS ketika perubahan pada databse sesuai dengan syarat yang ditentukan pada trigger. Kita membahas trigger dalam bab ini. SQL memeungkinkan penggunaan Query untuk menyatakan spesifikasi batasan integritas kompleks.Â
4. Embedded SQL dan dynamic SQL : Fitur SQL embedded memungkinkan kode SQL dipanggil dari host language seperti C. atau COBOL. Fitur SQL dynamic memungkinkan query dibangun dan jalankan pada saat runtime.
 5. Client-server Execution dan remote database acces : perintah ini mengatur bagaimana program aplikasi clint dihubungkan ke server database SQL, atau mengakses data dari database melalui jaringan.
6. Managemen Transaksi : Beragam perintah yang memungkinkan pengguna untuk mengontrol aspek yang berkaitan dengan jalannya transaksi secara eksplisit.Â
7. Keamanan (security):SQL menyediakan mekanisme untuk mengontrol akses pengguna ke obyek data seperti tabel dan gambar.
kesimpulan
Aljabar, khususnya aljabar relasional, memiliki peranan penting dalam manipulasi database. Aljabar relasional menyediakan kerangka kerja matematika yang digunakan untuk mengoperasikan dan mengelola data dalam sistem basis data relasional. Dengan menggunakan operasi seperti seleksi, proyeksi, gabungan (join), dan set operasi lainnya, aljabar relasional memungkinkan pengguna untuk mengekstraksi, mengubah, dan menggabungkan data dengan cara yang efisien dan terstruktur. Pemahaman mendalam tentang konsep-konsep ini membantu dalam optimalisasi query, meningkatkan kinerja database, dan memastikan integritas data. Oleh karena itu, aljabar relasional merupakan dasar yang kuat bagi pengembangan dan pengelolaan sistem basis data modern.
Â