***
Air mata pertama sudah menetes di pipi Nico Hulkenberg setelah ia gagal membalap bahkan ketika balapan belum lagi dimulai. Kru Racing point akhirnya menyerah karena tidak mampu memperbaiki mobilnya yang rusak menjelang balapan.
Padahal inilah balapan pertama Nico setelah ia memutuskan pensiun tahun lalu. Nico ditawari balapan setelah pebalap Racing Point, Sergio Perez dipastikan reaktif Covid-19, sehingga ia menjadi pebalap pertama yang terinfeksi Covid-19.
Air mata selanjutnya menetes di pipi Kevin Magnussen ketika balapan baru berlangsung satu putaran. Ban depan kiri Alex Albon kemudian mengenai ban belakang kanan Kevin, membuatnya melintir untuk kemudian berhenti di dinding tembok pembatas.
Kevin Magnussen seketika keluar dari balapan dengan ban kiri depan copot. SC (Safety Car) kemudian masuk ke lintasan untuk memberi waktu bagi petugas untuk membersihkan trek dari serpihan-serpihan.
Hampir semua pebalap menggunakan ban kompon medium, kecuali dua pebalap Mc Laren yang menggunakan ban kompon soft. Tampaknya ini terkait dengan sesi kualifikasi Q3 kemarin, dimana kedua pebalap ini mengejar time attack untuk mencari waktu tercepat. Namun ketika balapan, kedua pebalap ini harus berjuang keras untuk mengendalikan mobil karena bannya cepat sekali mengalami keausan.
Setelah itu air mata meleleh di pipi Danill Kvyat setelah mobilnya menabrak tembok pembatas dalam sebuah laka tunggal di lap ke-13. Lagi-lagi dua buah ban mobil Danill Kvyat pergi menjauh meninggalkan mobilnya yang terkandas di atas rumput. SC kemudian Kembali masuk ke lintasan. Para pebalap kemudian masuk pit untuk mengganti ban ke kompon Hard.
Lap ke-19. SC keluar dari lintasan dan balapan dimulai Kembali. Norris kemudian berhasil menyalip Ricciardo, dan kini mencoba menyalip mentornya, Carlos Sainz. Usahanya gagal karena ia melebar. Setelah itu komposisi posisi pebalap nyaris tidak berobah lagi.
Lap ke-22. Carlos Sainz nyaris melewati Romain Grosjean yang berada di depannya, lewat sisi kanan. Namun mobil Haas itu tiba-tiba saja berobah arah ke kanan. Nyaris saja terjadi benturan, untunglah Carlos Sainz cepat melakukan pengereman!
Lap ke-34. Ada pemandangan lucu. Lewat radio, tim Red Bull mengingatkan Verstappen agar tetap minum. "Remember to drink. Did you remember to drink?" Verstappen kemudian membalasnya dengan suara kalem, "thank you"
Yah, kalau di negeri +62, kurang minum itu memang berbahaya karena bisa membuat orang menjadi halu, sehingga menyebut Covid-19 itu hanya khayalan semata, hehehe..