Sebut saja point guard senior Patty Mills yang meski akurasi tembakan tiga angkanya tidak selalu konsisten dari waktu ke waktu, akurasinya justru selalu muncul di saat-saat genting yang menentukan. Belum lagi gaya bermainnya yang meledak-ledak mampu memompa semangat bukan hanya sesama rekan, tapi juga penonton yang memadati arena.
![Olahan pribadi](https://assets.kompasiana.com/items/album/2021/10/02/tabel-bikinan-ndiri-png-6157cdb4288175393e16dee2.png?t=o&v=555)
Begitu juga kerja keras Bruce Brown yang dikenal punya penempatan posisi bagus saat bergerak tanpa bola.
Jika ingin memainkan center tradisional, Claxton bisa dijadikan alternatif, mengingat ia bisa menyelesaikan umpan lambung khas Harden dan Irving dengan slam dunk.
Kehadiran para pemain baru tadi bisa jadi juga turut memperkokoh pertahanan Nets lantaran Griffin, Durant, dan Millsap (atau bahkan Claxton), setidaknya mengemas satu blok tiap dua pertandingan entah itu di bawah jaring, atau di area lemparan tiga angka jika dibutuhkan karena bukan menjadi rahasia umum bahwa juara NBA dalam lima musim ke belakang setidaknya memiliki dua shotblocker di atas lapangan sebut saja Brook Lopez dan Giannis Antetokounmpo (Bucks), Durant, Draymond Green, dan Javale Mcgee (Golden State Warriors), serta Mcgee, Anthony Davis, Dwight Howard, Alex Caruso, Lebron James, dan Danny Green (Los Angeles Lakers)
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI