Mohon tunggu...
Eko Nurhuda
Eko Nurhuda Mohon Tunggu... Penulis - Pekerja Serabutan

Peminat sejarah dan penikmat sepak bola yang sedang belajar berkebun di desa transmigrasi. Tulisannya pernah dimuat di Tabloid BOLA, BOLAVaganza, FourFourTwo Indonesia, detikSport, juga Jambi Ekspres, Telusuri.id dan Mojok.co. Sempat pula menelurkan beberapa buku seputar blog-internet, juga menulis cerita silat di aplikasi novel online.

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Menanti Kejutan "Jebolan Babak Kualifikasi" di Fase Grup Liga Champions 2022/23

27 Agustus 2022   22:02 Diperbarui: 27 Agustus 2022   22:11 339
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Di Kualifikasi III, Haifa mengalahkan Apollon Limassol (14.000 poin) asal Siprus. Lagi-lagi dengan mencatatkan kemenangan telak 4-0 pada pertemuan pertama. Meski kemudian ganti digebuk 0-2 di kandang Apollon, penghuni Sammy Ofer Stadium tersebut menang agregat 4-2.

Kejutan terbesar Haifa terjadi di babak play-off. Undian mempertemukan mereka dengan Red Star Belgrade, klub Serbia yang adalah mantan juara Eropa musim 1990/91 ketika masih bernama FK Crvena Zvezda, serta memiliki total 46.000 poin koefisien UEFA.

Pertandingan leg pertama di kandang Haifa pada 17 Agustus sudah menjanjikan keseruan. Kedua tim saling berbalas gol sebelum laga berakhir dengan skor akhir 3-2 untuk kemenangan tipis tuan rumah.

Ketika ganti melawat ke Belgrade sepekan berselang, Haifa berhasil memaksakan hasil imbang 2-2. Caranya pun sangat dramatis, yakni dengan menyamakan skor pada masa injury time setelah sebelumnya tertinggal 0-2.

Kejutan Lebih Besar?

Apa yang dicatatkan Haifa di fase kualifikasi ini mengingatkan saya pada kiprah mereka di masa lalu. Tepatnya pada Liga Champions 2002/03, ketika klub berseragam hijau ini mencatatkan diri sebagai klub Israel pertama yang sukses menembus fase grup.

Tak cukup sampai di sana, Haifa melanjutkan rekor manis dengan mengalahkan Olympiacos dan Manchester United masing-masing dengan skor 3-0. Mereka mengakhiri fase grup dengan raihan 7 poin dan mencetak 12 gol. Sayang, itu tidak cukup untuk mengantar ke fase gugur.

Kini, Maccabi Haifa tergabung di Grup H bersama Paris Saint-Germain (112.000 poin), Juventus (107.000), dan Benfica (61.000). Dengan hanya membandingkan poin koefisien klub dengan calon lawan saja, rasa-rasanya peluang jawara Israel ini kecil. Kalau tidak mau dikatakan tidak ada.

Namun Haifa dapat memanfaatkan persaingan PSG dan Juventus yang dipastikan berebut posisi pemuncak grup. Andai dapat memenangkan dua laga melawan Benfica--sesama survivor fase kualifikasi, lalu mencuri poin sebanyak-banyaknya kala menghadapi PSG dan Juventus, ada kans bagi Neta Lavi, cs. untuk maju ke babak 16 besar atau setidak-tidaknya turun kasta ke Europa League.

Hasil undian Haifa tidaklah seapes Viktoria Plzen, survivor kualifikasi asal Rep. Ceska. Bayangkan saja, Viktoria tergabung bersama Bayern Munich, Barcelona, dan Inter Milan di Grup C. Benar-benar bagaikan pelanduk di tengah-tengah dua gajah bertarung, bahkan tiga.

Demikian pula dengan FC Copenhagen yang dikepung tiga pembesar Eropa di Grup G: Manchester City, Borussia Dortmund, dan Sevilla. Dari tiga calon lawan, menghadapi Sevilla merupakan peluang terbaik bagi klub Denmark tersebut untuk mendulang poin.

Sedangkan yang peluangnya paling bagus menurut saya adalah Dinamo Zagreb di Grup E, meski setipis kertas. AC Milan dan Chelsea mungkin bukan lawan sepadan bagi mereka, tetapi Red Bull Salzburg bisa dijadikan ladang poin untuk setidak-tidaknya menduduki peringkat 3 klasemen akhir dan pindah kompetisi ke Europa League.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Bola Selengkapnya
Lihat Bola Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun