Mohon tunggu...
Ikhwanul Halim
Ikhwanul Halim Mohon Tunggu... Editor - Penyair Majenun

Father. Husband. Totally awesome geek. Urban nomad. Sinner. Skepticist. Believer. Great pretender. Truth seeker. Publisher. Author. Writer. Editor. Psychopoet. Space dreamer. https://ikhwanulhalim.com WA: +62 821 6779 2955

Selanjutnya

Tutup

Cerpen Pilihan

Kepulangan

17 Januari 2025   07:58 Diperbarui: 17 Januari 2025   07:58 66
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Gambar ilustrasi: dok. pri. Ikhwanul Halim

"Kunti," dia bisa mendengar suara pria itu. Pria itu mengangkat dagunya dan menatap matanya.

"Malu dengan suamimu?"

Prita menundukkan matanya, jantungnya berdebar kencang. Matanya penuh gairah, namun sentuhannya lembut.

Pria itu menangkup wajahnya dengan kedua tangan dan mengangkatnya ke wajahnya. Sang wanita memejamkan mata dan mengangkat wajahnya untuk mengantisipasi sentuhan bibirnya.

Dia membuka matanya ketika udara dingin menyentuh wajahnya yang mendongak.

Prita membenamkan wajahnya di tangannya dan menangis.

Cikarang, 17 Januari 2025

Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun