*Kesehatan kita.
*Kekayaan kita.
*Kondisi saat kita lahir, seperti jenis kelamin, orang tua, saudara-saudara, etnis/suku, kebangsaan, warna kulit, dan lain-lain.
*Segala sesuatu di luar pikiran dan tindakan kita, seperti cuaca, gempa bumi, dan peristiwa alam lainnya.
*Ada banyak hal-hal yang belum ada di masa para filsuf Stoa hidup, tetapi dapat kita kategorikan di sini, seperti harga saham, indeks pasar modal, razia sepeda motor, dan nilai tukar rupiah.
DI BAWAH kendali kita:
1.Pertimbangan [judgment], opini, atau persepsi kita.
2.Keinginan kita.
3.Tujuan kita.
4.Segala sesuatu yang merupakan pikiran dan tindakan kita sendiri.
Lebih lanjut, Epictetus menjelaskan dalam buku Enchiridion, "Hal-hal yang ada di bawah kendali kita bersifat merdeka, tidak terikat, tidak terhambat; tetapi hal-hal yang tidak di bawah kendali kita bersifat lemah, bagai budak, terikat, dan milik orang lain. Karenanya, ingatlah, jika kamu menganggap hal-hal tersebut yang bagaikan budak sebagai bebas, dan hal-halyang merupakan milik orang lain sebagai milikmu sendiri maka kamu akan meratap, dan kamu akan selalu menyalahkan para dewa dan manusia."