Mengajarkan atau mengasah critical thinking kepada siswa merupakan investasi jangka panjang yang akan memberikan manfaat besar bagi masa depan mereka.Â
Dengan langkah-langkah yang tepat dan solusi yang efektif, kita bisa mengatasi tantangan yang ada dan membantu siswa mengembangkan kemampuan berpikir kritis mereka. Yang paling penting, kita bisa mulai dari sekarang, karena masa depan bangsa tergantung pada bagaimana kita mendidik generasi penerusnya hari ini. Â
Ada satu pepatah yang bagus yang mengatakan bahwa berpikir kritis seperti seni menemukan yang tersembunyi di balik yang terlihat. Ajarkan seni ini kepada siswa kita, agar mereka dapat melihat dunia dengan mata yang lebih tajam dan pikiran yang lebih kritis.Â
Siswa yang berpikir kritis seperti detektif yang selalu mencari petunjuk di setiap sudut, selalu bertanya, selalu mencari kebenaran dan keseimbangan.Â
Mengajarkan berpikir kritis itu seperti mengajarkan anak berenang, harus diajak nyemplung terlebih dahulu baru kemudian belajar mengapung. Jika kita hanya mengajarkan sesuatu dengan pendekatan hafalan, maka bukan tidak mungkin sebenarnya kita hanya menciptakan robot, bukan manusia.
Saya coba menyimpulkan bahwa mengasah critical thinking siswa bukanlah tugas yang mudah, tetapi sangat penting. Dengan strategi yang tepat, seyogyanya tantangan ini bisa diatasi, dan siswa akan siap menghadapi dunia penuh tantangan  di luar sana dengan pikiran yang kritis dan analitis.Â
Untuk para guru, kita bisa memulainya dari sekarang, karena masa depan mereka bergantung pada bagaimana Anda dan juga saya mendidik generasi penerus bangsa hari ini.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H