Mohon tunggu...
Ari Nurman
Ari Nurman Mohon Tunggu... Mahasiswa - Universitas Kebangsaan Republik Indonesia

Saya adalah seorang mahasiswa program studi Ilmu Komunikasi.

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan Pilihan

IPK, Permasalahan Penting Bagi Mahasiswa KIP Kuliah, Apa yang Bisa Dilakukan Kampus dan Mahasiswa?

12 Januari 2024   08:32 Diperbarui: 12 Januari 2024   09:10 1021
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/

Rektor Universitas Negeri Malang (UM) Prof Dr Hariyono MPd menjelaskan kampusnya memiliki program pembinaan bimbingan konseling kepada penerima KIP Kuliah. Bimbingan ini melibatkan dosen dan psikolog.
Langkah ini semakin intensif dilakukan karena beberapa waktu terakhir terjadi kasus mahasiswa KIP Kuliah yang gagal dalam masalah akademiknya. Ia juga menyatakan pendampingan akan mendorong mahasiswa agar tidak merasa rendah diri.
Karena baginya, prestasi mahasiswa KIP Kuliah tidak jauh berbeda dengan mahasiswa lainnya. Meskipun begitu, Hariyono tidak menampik bila ada mahasiswa KIP Kuliah yang di drop-out (DO).
Namun setelah dilakukan evaluasi, jumlah mahasiswa KIP Kuliah yang di-DO semakin menurun setiap tahunnya.
"Mahasiswa reguler dengan KIP sebenarnya juga sama saja, ada yang DO dengan faktor paling dominan IPK-nya kurang dari 2,75. Biasanya penerima KIP yang IP-nya di bawah 2,75 selama 2 semester berturut-turut akan kami ingatkan. Jadi bagi mahasiswa yang memang kurang dari sisi akademik kita berikan pembinaan," bebernya.

(Sumber: https://puslapdik.kemdikbud.go.id/kampus-lakukan-pembinaan-bagi-mahasiswa-penerima-kip-kuliah/)

Strategi Untuk Menyelesaikan Masalah IPK Bagi Mahasiswa KIP Kuliah

Berikut adalah beberapa strategi untuk menyelesaikan masalah IPK bagi mahasiswa KIP Kuliah:

  • Buatlah target IPK yang realistis. Jangan terlalu memaksakan diri untuk mendapatkan IPK yang tinggi, tetapi juga jangan terlalu rendah. Target IPK yang realistis akan membantu Anda untuk tetap termotivasi untuk belajar.
  • Buatlah jadwal belajar yang teratur. Jadwal belajar yang teratur akan membantu Anda untuk mengatur waktu belajar Anda dengan lebih efektif.
  • Ikutilah semua kegiatan perkuliahan dengan baik. Jangan pernah absen dari kuliah, karena Anda akan ketinggalan materi yang penting.
  • Rajinlah mengerjakan tugas-tugas kuliah. Tugas-tugas kuliah adalah salah satu faktor yang menentukan IPK Anda.
  • Bergabunglah dengan kelompok belajar. Belajar bersama teman-teman akan membuat Anda lebih termotivasi untuk belajar.
  • Mintalah bantuan kepada dosen atau tutor. Jika Anda mengalami kesulitan dalam memahami materi kuliah, jangan ragu untuk meminta bantuan kepada dosen atau tutor.
  • Bersikaplah positif dan jangan mudah menyerah. Percayalah bahwa Anda bisa menyelesaikan studi Anda dengan baik.

Selain strategi diatas, ada beberapa tips tambahan untuk mahasiswa KIP Kuliah yang memiliki IPK rendah:

  • Cek kembali catatan kuliah Anda. Jika Anda menemukan materi yang belum Anda pahami, segera tanyakan kepada dosen atau tutor.
  • Ikutilah program remedial atau pengayaan yang ditawarkan oleh kampus Anda. Program-program ini dapat membantu Anda untuk meningkatkan IPK Anda.
  • Bersikaplah terbuka untuk menerima kritik dan saran dari dosen atau tutor. Kritik dan saran dari dosen atau tutor dapat membantu Anda untuk memperbaiki cara belajar Anda.

Semoga strategi-strategi di atas dapat membantu Anda untuk menyelesaikan masalah IPK Anda. Semoga dengan menerapkan strategi dan tips di atas, mahasiswa KIP Kuliah dapat meningkatkan IPK dan menyelesaikan studinya dengan lancar.

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun