MCT tersebut justru juga berfungsi mengatur nafsu makan kita di satiety center, sehingga mengkonsumsi minyak kelapa bisa menekan nafsu makan yang tidak terkendali, lama kelamaan bisa mengurangi bobot badan yang berlebihan, makanya baik untuk menghindari penyakit kardiovaskular.
Dari dalil ini, ada yang merumuskan "Bulletproof Coffee", minuman kopi yang mengandung ramuan minyak kelapa dan butter, dipergunakan dalam program mengontrol bobot badan.
Kedua, MCT minyak kelapa itu tidak lain adalah LDL, sedangkan LDL itu yang sudah kadung di-cap kolesterol jahat.
Dalam hal LDL ini pun tidak sedangkal seperti yang dimengerti oleh dokter internet, yang berkebiasaan menyuruh teruskan gosipnya ke 10 orang, nanti bakal timbul ajaib, dari siapa?
LDL pun ternyata ada yang cia-mik, OK dan yang be-pok, not OK.
Sementara ini yang sudah jelas, ada 2 jenis LDL:
Jenis pertama adalah LDL lembut, ini yang jahat, yang condong melekat di dalam dinding pembuluh darah, menyebabkan kekakuan pembuluh darah yang disebut ateroskelosisi, penyebab utama serangan otak dan jantung yang mematikan.
Dibaliknya, adalah LDL gede halus yang merupakan MCT minyak kelapa, yang ini malah pencegah penimbungan kolesterol di dinding pembuluh darah, sehingga baik dalam kesehatan kita.
Sekedar pesan usai membaca, tidak perlu muluk-muluk menjelaskan manfaat minyak kelapa yang sudah merupakan bahan pokok dalam segala makanan kita di Nusantara.
Minyak kelapa mengandung MCT atau LDL yang baik buat kesehatan otak dan pembuluh darah kita.
Selalu memakainya sedang-sedang saja. Hindari fanatik. Jangan panik bila menerima edaran WA, nasehat dokter internet yang serba pintar penyebar hoax zaman now.