Mohon tunggu...
A.L.A.Indonesia
A.L.A.Indonesia Mohon Tunggu... Dosen, Peneliti, Petualang, Penonton Sepakbola, Motivator, Pengusaha HERBAL -

"Jika KOMPASIANER tak punya nyali menuliskan kebenaran, ia tak ubahnya manusia tanpa ruh. Ia seperti mayat-mayat hidup. Catat! Jika kita berjuang mungkin kita tidak selalu menang, tapi jika kita tidak berjuang sudah pasti kita kalah. http://blasze.tk/G9TFIJ

Selanjutnya

Tutup

Humaniora

Harganas, Momentum Membangkitkan Kesadaran Membangun Bangsa Melalui Keluarga Berencana

30 Juli 2015   13:57 Diperbarui: 11 Agustus 2015   23:35 1311
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

 

Selanjutnya, Airin berharap peringatan Harganas 2015, tidak sekedar seremonial belaka tapi bisa dijadikan momentum untuk membangkitkan kembali kesadaran membangun bangsa melalui keluarga berencana. Momentum untuk membangun karakter bangsa mewujudkan Indonesia sejahtera. Dan momentum untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur dan sejahtera melalui upaya meningkatkan peran keluarga sebagai pilar utama dalam pembangunan dan kesejahteraan bangsa. Upaya ini harus terus diupayakan dengan menambah porsi peran masyarakat terhadap pentingnya keluarga kecil, bahagia dan sejahtera. Tentu saja harapan Airin juga merupakan harapan kita semua, sehingga motto Harganas ke-XXII yang bunyinya “Kelurga berkarakter, Indonesia sejahtera” tidak sekedar slogan belaka tapi bisa diwujudkan.

 

[caption caption="Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany hadir dalam Seminar Peduli Kesehatan Ibu Dalam Rangkaian Harganas XXII (Foto Dokpri)"]

[/caption]

 

Airin dan kita semua pantas berharap, karena fakta kondisi terkini menunjukkan bahwa terabaikannya peran keluarga dalam membangun karakter bangsa berdampak pada maraknya kasus kekerasan terhadap anak, kenakalan remaja, narkoba, radikalisme, tindak kriminalitas yang dilakukan oleh remaja, hingga memudarnya semangat nasionalisme. Sepertinya banyak yang telah lupa bahwa sejatinya keluarga adalah institusi utama dan pertama dalam pembangunan sumber saya manusia yang merupakan asset paling berharga dari sebuah bangsa. Karenanya, diperlukan berbagai pengetahuan dan keterampilan dasar keluarga yang mampu menentukan arah dalam mencetak generasi berprestasi. Seharusnya semua paham dan sadar bahwa keluarga yang memiliki ketahanan akan mampu menepis segala permasalahan dalam keluarga serta dapat menyelesaikan segala pengaruh negatif dari luar. Pembinaan keluarga merupakan kondisi yang harus dipelihara dan ditingkatkan terlebih pada era globalisasi ketika arus teknologi informasi sangat deras dan mudah diakses.

 

[caption caption="Kader-kader PKK yang hadir dalam Seminar Peduli Kesehatan Ibu (Foto Dokpri)"]

[/caption]

 

Jadi sangat jelas, betapa pentingnya peran keluarga dalam membangun sebuah bangsa. Sayangnya, selamai ini peran keluarga yang terintegrasi dengan pembangunan nasional masih terabaikan. Oleh karenanya, kita semua berharap semoga peringatan Harganas 2015 ini membangkitkan kembali kesadaran membangun bangsa melalui keluarga berencana.

 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
  8. 8
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun