Langkah pertama adalah mengevaluasi kondisi keuangan Anda secara menyeluruh. Hitung total pinjaman yang harus dibayar, termasuk pokok dan bunga. Buat anggaran bulanan yang mencakup semua pengeluaran dan pendapatan Anda, sehingga Anda dapat melihat berapa banyak yang dapat dialokasikan untuk membayar pinjaman.
b. Buat Jadwal Pembayaran
Susun jadwal pembayaran yang realistis dan sesuai dengan kemampuan finansial Anda. Tentukan berapa banyak yang harus dibayar setiap bulan dan kapan pembayaran harus dilakukan. Pastikan untuk memperhitungkan semua komitmen keuangan lainnya, seperti biaya hidup, asuransi, dan tabungan.
c. Pertimbangkan Pekerjaan Tambahan
Mencari pekerjaan tambahan atau sumber penghasilan sampingan dapat membantu Anda melunasi pinjaman lebih cepat. Pekerjaan paruh waktu, freelance, atau usaha kecil-kecilan dapat menambah pendapatan Anda dan memberikan fleksibilitas dalam mengatur keuangan.
d. Manfaatkan Periode Tenggang
 Beberapa pinjaman mahasiswa menawarkan periode tenggang setelah lulus sebelum pembayaran dimulai. Gunakan waktu ini untuk menabung sebanyak mungkin dan mempersiapkan diri secara finansial. Manfaatkan periode ini untuk mencari pekerjaan tetap dan menstabilkan keuangan Anda.
e. Pilih Opsi Pembayaran yang Tepat
 Beberapa pinjaman mahasiswa menyediakan berbagai opsi pembayaran, seperti pembayaran berbasis pendapatan atau perpanjangan jangka waktu pembayaran. Pilih opsi yang paling sesuai dengan situasi keuangan Anda. Jika memungkinkan, lakukan pembayaran lebih besar dari jumlah minimum untuk mengurangi total bunga yang harus dibayar.
f. Monitor dan Sesuaikan Rencana Anda
Selalu monitor perkembangan keuangan Anda dan sesuaikan rencana pembayaran jika diperlukan. Jika Anda mendapatkan kenaikan gaji atau penghasilan tambahan, pertimbangkan untuk meningkatkan jumlah pembayaran bulanan. Sebaliknya, jika Anda menghadapi kesulitan finansial, segera hubungi pemberi pinjaman untuk mendiskusikan kemungkinan restrukturisasi pembayaran.