Ada lansia datang saat hari mulai petang, diantar anak muda menggunakan motor.
Anak muda mengaku menemukan di pinggir jalan, pamit sebentar untuk membeli suatu barang.
Pengantar rupanya tak kunjung kembali, lansia mengaku bahwa si pengatar adalah anak kandungnya.
Sekian bulan berlalu, anak muda datang mengakui kesalahan. Tetapi nasi sudah menjadi bubur, lansia sudah berpulang ke alam baqa.
Kalau saya ceritakan ulang satu persatu, tentu sangat menyesakkan dada.
Banyak kisah pilu dibalik wajah renta, membuat mereka berada di panti.Â
Saya masih ingat kalimat pengurus panti. "Logikanya, kalau keadaan (di rumah) baik-baik saja, mereka tidak bakalan ada di sini pak".
Berbakti pada Orangtua itu (Seharusnya) Tidak Bersyarat
Kompasianer bisa googling nama Aditya Prayoga, adalah inisiator, founder dan pemilik rumah makan gratis.
Lelaki sederhana asal Palembang, yang  (menurut saya) sebegitu indahnya melukis semesta.
Dalam keadaan ekonomi memprihatinkan, sepenuh hati merawat orangtua sedang sakit di kontrakannya.