Mohon tunggu...
Brader Yefta
Brader Yefta Mohon Tunggu... Administrasi - Menulis untuk berbagi

Just Sharing....Nomine Best in Specific Interest Kompasiana Award 2023

Selanjutnya

Tutup

Financial Artikel Utama

Kecil Namun Penting, Dokumen Transaksi Manual dalam Pengajuan Kredit

13 Juli 2021   16:10 Diperbarui: 13 Juli 2021   22:12 2175
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Salah satu segmen usaha yang kadang dimintakan dokumen transaksi manual| Dokumentasi pribadi

Meski riwayat pembayarannya dulu baik, namun karena sudah lebih dari 3 tahun silam, si analisator kredit akan memintakan sejumlah dokumen manual. 

Ini hanya ingin memastikan apakah untuk pengajuan baru ini, si nasabah masih dengan usaha yang sama atau sudah berubah. 

Selain foto usaha yang biasanya harus foto selfie si pegawai yang turun langsung di depan warkop si calon nasabah, biasanya nota-nota pembelian atau catatan penjualan manual juga dimintakan. 

Tak harus semua nota di kasih, hanya beberapa saja. Demikian juga catatan harian penjualan. Tak mesti harus satu buku dikasih (meski dari pengalaman kadang juga diberi sama nasabah...hehe). 

Biasanya lebih praktis, difoto saja sama si pegawai yang menangani, terus dikirim by WA ato email. Malah kadang si nasabah sudah siapkan fotokopiannya.

Tujuan dari permintaan data ini selain memastikan profil usaha nasabah, juga bisa memprediksi berapa perputaran modal masuk keluar yang dikelola, harga barang atau harga unit per item, rata-rata keuntungan per hari ato per bulan. 

Sudah pasti hasilnya akan dibandingkan dengan kewajiban cicilan nasabah. Umumnya tak boleh lebih dari 30% laba bersih atau maksimal seperempat atau sepertiga penghasilan. 

Bagaimana bila sifatnya wajib? Dari pengalaman, biasanya bila calon nasabah adalah nasabah baru bukan RO (Repeat Order) wajib dilampirkan. 

Ditambah juga andaikan data print out rekening 3 bulanan tak menunjukkan rata-rata saldo mengendap yang memungkinkan. 

Realitanya para pebisnis skala kecil memang cenderung lebih banyak memutar dana secara harian ato bulanan. Jarang mengendapkan dalam jumlah besar di rekening. 

Atau bisa saja, sudah RO status Good Debitur namun pengajuan yang baru, angsurannya naik sekian persen di atas cicilan yang lama. Ini kadang juga dimintakan. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
Mohon tunggu...

Lihat Konten Financial Selengkapnya
Lihat Financial Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun