Balik lagi ke pengalaman pribadiku, di tahun 2012 aku putuskan untuk resign dari bekerja di tempat orang menjadi buka usaha cetakan sendiri.
Dalam pikiranku saat itu, aku terbebas dari cengkeraman korporat. Aku bisa melanjutkan pekerjaanku yang asyik ini tanpa tekanan dari siapapun.
Tekanan emang hilang, tapi tagihan sewa kios ada terus tiap bulan. Mana order sering sepi. Pasnya ada, malah sering ngutang.
4 tahun kemudian usahaku gulung  tikar.
Aku baru sadar, ternyata tidak ada pekerjaan yang asyik. Walaupun itu sesuai dengan passion yang kita jalani.
Jadilah aku sekarang, bertahan sebagai budak korporat. Melaksanakan perintah atasan, sesuai kehendak mereka. Rasanya seperti ini lebih damai ketimbang bekerja sendiri.
-------------------------------------------------------
Pengen baca tulisan tidak penting lainnya? Silahkan kunjungi blog elfaqar
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI