Konsep -konsep yang mengacu pada pengkondisian klasik :
1. Generalisasi dan Diskriminasi
- Dalam pengkondisian klasik, generalisasi terjadi jika stimulus yang sama dengan stimulus yang dikondisikan akan menghasilkan respon terkondisi.
- Contohnya : ketika seorang siswa ditegur karena ujian biologinya buruk, selanjutnya siswa itu hendak mengikuti ujian kimia , ia menjadi gugup karena kedua mata pelajaran tersebut berkaitan (Santrock, 2008).
- Sebaliknya , Diskriminasi terjadi ketika individu merespons stimulasi tertentu tetapi tidak menanggapi stimulasi lainnya. Contohnya : ketika seorang siswa cemas dalam ujian fisika , tetapi dia tidak cemas dalam ujian Bahasa inggris.
2. Ekstingsi
- Dalam teori pengkondisian klasik, kepunahan adalah melemahnya respons terkondisi (CR) akibat tidak adanya stimulus tak terkondisi (AS).
- Misalnya, jika seorang siswa mengganggu teman-temannya di kelas karena menginginkan perhatian guru tetapi gurunya tidak memperhatikan, maka perilaku mengganggu anak tersebut akan hilang karena tidak mendapat respon yang diinginkan.
Referensi :
Santrock, John W. (2014). Psikologi Pendidikan. Alih bahasa Harya Bimasena. Edisi Kelima. Jakarta: Salemba Humanika.
Ormrod, Jeanne Ellis (2008). Psikologi Pendidikan-Membantu Siswa Bertumbuh dan Berkembang Jilid 2. Jakarta: Penerbit Erlangga
Suralaga, Fadhilah (2021). Psikologi Pendidikan : Implikasi Dalam Pembelajaran. Depok : PT Rajagrafindo Persada
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI