Orangtua yang terlibat secara langsung dalam kehidupan anaknya dapat mengenali perubahan perilaku yang mencurigakan dan segera mengambil tindakan.
Kolaborasi antara wali murid dan pihak sekolah juga harus ditingkatkan.
Program pendidikan yang menyeluruh tentang bahaya narkoba perlu diintegrasikan ke dalam kurikulum, dan pihak sekolah harus menciptakan lingkungan yang mendukung dan mengedukasi siswa tentang risiko narkoba.
Selain itu, aspek kesejahteraan mental dan wawasan psikologis anak juga harus menjadi perhatian utama.
Lingkungan yang mendukung pertumbuhan psikologis anak akan mengurangi risiko mereka terjerumus ke dalam dunia narkoba.
Program konseling dan dukungan psikologis di sekolah dapat menjadi langkah awal yang efektif.
Dalam menghadapi ancaman narkoba di lingkungan sekolah, upaya pencegahan harus bersifat holistik dan melibatkan semua pihak terkait.
Kita perlu membangun pondasi kuat di dalam lingkungan sekolah agar dapat menjadi benteng pertahanan yang efektif melawan ancaman narkoba.
Seperti yang diungkapkan oleh Kombes Pol Arie Ardian, "sosialisasi bahaya narkoba perlu digalakkan untuk memperkuat daya cegah dan daya tahan di lingkungan sekolah."
Upaya bersama ini adalah investasi berharga untuk melindungi masa depan generasi penerus bangsa.
Langkah Nyata Mewujudkan Lingkungan Sekolah Bebas Narkoba
serangkaian langkah-langkah nyata yang dirancang untuk memerangi ancaman serius yang kini mengintai di dunia pendidikan: penyalahgunaan narkoba.