"Melalui Ajak Siaga para Pramuka Siaga dapat menimba pengalaman baru dengan orang lain dan menimba nilai-nilai yang disampaikan melalui permainan-permainan yang mereka ikuti sepanjang kegiatan", tegas Kak Tatak, panggilan akrab Vincentius Martyadinata.
Pada kesempatan yang sama, Johanes Credo Waskito, Ketua TKK MPK Kota Malang juga selalu menekankan bahwa dalam setiap kegiatan Ajak Siaga, para Pramuka Siaga harus berangkat, datang dan pulang dalam keadaan hati yang gembira.
Kegembiraan yang dimaksudkan adalah bahwa mereka gembira dapat berjumpa dengan teman dan saudara baru, gembira menikmati setiap kegiatan yang diikutinya, juga dapat pulang membawa piala hasil lomba-lomba dan permainan.
Credo menjelaskan bahwa kegiatan di sini bukan kompetisi murni, namun dimaksudkan adanya satu persaudaraan di situ meskipun tetap berkompetisi melalui permainan-permainan yang bersifat hiburan.
Yang paling penting adalah, bahwa anak-anak Pramuka Siaga ini berangkat dari rumah dengan gembira, pulang pun dalam suasana hati yang gembira pula bahkan kegembiraan itu masih lekat dan masih ada dalam hati mereka.
Dengan demikian, kegiatan Ajak Siaga menjadi peristiwa yang sangat dinantikan oleh Pramuka Siaga, bukan hanya sekadar berkumpul dan bersenang-senang, namun juga merupakan sarana untuk belajar tentang nilai-nilai kehidupan, mengasah keterampilan, dan mempererat persaudaraan. Dengan semangat ceria, Ajak Siaga menjadi langkah awal bagi anak-anak untuk mengenal dan mencintai Gerakan Pramuka.
Semoga Ajak Siaga terus menjadi wadah yang memupuk generasi muda untuk menjadi pribadi yang tangguh, kreatif, dan berjiwa sosial dalam spiritual kerohanian yang mendalam sejalan dengan semboyan Pramuka: "Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan".Â
Salam Pramuka!(Yy)