Tahap kedua pada 25 Agustus 2022, di 31 wilayah layanan siaran di 110 kabupaten/kota.
Tahap ketiga dilakukan pada 2 November 2022 di 25 wilayah layanan siaran 65 kabupaten/kota.
Pada tahap ketiga itulah masyarakat yang TV di rumahnya masih analog tidak bisa nonton siaran TV lagi. Kecuali TV-nya sudah dipasangi oleh yang namanya STB.
STB adalah sebuah alat untuk mengkoversi siaran televisi bermodulasi sinyal digital agar dapat diterima oleh TV analog. TV biasa yang belum berkomponen menerima siaran digital. Kalau Smart-TV, langsung bisa terkoneksi.
Dengan memakai STB, TV analog yang masih banyak dimiliki masyarakat tidak memerlukan parabola dan jaringan khusus pendukung lainnya agar bisa tetap menonton siaran televisi nasional.
Apakah walau sudah pakai STB tetap perlu antena? Tetap perlu, karena STB tugasnya cuma mengkonversi modulasi sinyal digital, bukan menangkap siaran. Tugas menangkap siaran tetap pada antena televisi UHF-VHF yang ada selama ini.
STB dapat dibeli bebas dengan harga yang bervariasi sesuai jenama (brand). Dari mulai 150 ribuan hingga 250an rupiah.Â
Dalam skala terbatas pemerintah memiliki program pemberian gratis STB kepada masyarakat tertentu, khususnya di daerah.Â
Program STB gratis itu kerjasama pemerintah dengan lembaga peyiaran pemilik IPP (Izin Penyelenggaran Penyiaran). Dimulai pada bulan Maret ini.
Sebenarnya masalah ASO ini sudah harus selesai tahun 2018 lalu, namun karena proses migrasi teknologi ini butuh waktu, regulasi dan berbiaya mahal, maka yang terjadi adalah pemunduran keputusan.