Lagu-lagu minuano tidak seperti lamp yang terkadang menggambarkan warna musik yang ramai, namun lagu ini lebih sendu, pelan dan mendayu dengn iringan musiknya yang pelan.
Walaupun Lamp tidak sefamiliar Ikimonogakari yang terbentuk pada era yang sama, namun Lamp memiliki pendengar setianya sendiri. Lamp tetap teguh memegang prinsip jalur indienya disaat banyak gempuran musik-musik Jepang yang lebih modern dengan genre popnya.
Setiap genre musik memiliki pendengarnya sendiri, dan setiap seniman memiliki tempat apresiasinya sendiri. Bagi teman-teman yang ingin mendengarkan Lamp mungkin bisa dimulai dengan lagu For Lovers  yang agaknya nada musiknya sangat pop.
Apabila ingin mengerkan musik Lamp yang lebih catchy ada lagu Hirugaru-Namida dengan genre pop-jazznya. Lamp memang belum banyak dikenal luas masyarakat namun pada tahun 2018 lalu mereka melakukan tour asianya dengan mengunjungi beberapa negara di Asia, salah satunya yaitu Indonesia. Banyak para penggemar musik yang belum menyadari keindahan lirik serta musik Lamp.Â
Apabila disandingkan dengan para musisi Indonesia yang memiliki warna musik yang sama dengan Lamp yakni, Vira Talisa, Mondo Gascaro, Mocca, The Monophones, Ten to Five dan White Shoes and The Couples Company.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI