Halo sobat muda!
Setelah banyak penjelasan terkait apa itu mindfulness dan apa saja penelitian-penelitian yang sudah mendukung teori ini pada artikel sebelumnya. Sekarang aku mau ajak kalian untuk memulai langkah-langkah praktis untuk bisa lebih mindful. tentunya hal ini gk akan bisa terjadi jika kita gk mendorong diri kita untuk mau lebih baik. semua tahapan dan tulisan ini akan menjadi sekedar tulisan biasa saat kita gk bantu diri kita untuk memulai nya.Â
Selamat membaca !
SESI 1: Kesadaran dan Outopilot
Hal pertama yang bisa kita lakukan adalah jmenyadari bahwa sering kali kita melakukan banyak hal secara otomatis. Kita menyebutnya sebagai pilot otomatis, (auto pilot) atau dalam mode 'doing'. Melakukan aktivitas karena kebiasaan dan tidak sepenuhnya menyadari pengalaman kita tersebut saat ini. Saat mencuci piring, pikiran kita sering melayang ke pemikiran, perencanaan, atau mengingat hal-hal lain. Perhatian membawa kita kembali ke saat ini - mode 'being'. Sebagai contoh jika kita mencuci piring dalam mode pikiran 'being', kita akan memperhatikan:
- Kehangatan air.
- Melihat gelembung.
- Bau cairan pencuci.
- Kita mungkin memperhatikan bagaimana kita berdiri saat kita mencuci piring
Apakah kita pernah berada pada mode 'doing' ? atau kita sudah mulai memasuki mode 'being'?
Pada sesi 1 kita berlatih melangkah keluar dari auto-pilot dengan memperhatikan dengan sengaja dan penuh perhatian untuk:
- Makan.
- Sensasi tubuh.
- Kegiatan rutin
Home Practice/ Pekerjaan Rumah
Latihan pemindaian tubuh selama 6 dari 7 hari. Jangan berharap untuk merasakan apa pun khususnya dari melakukan latihan. Biarkan saja pengalaman tersebut menjadi pengalamanmu. Jangan menghakimi, terus lakukan!
Pilih 1 kegiatan rutin dalam kehidupan sehari-hari Anda dan buatlah kesengajaan, upaya untuk penuh perhatian, seperti yang kita lakukan dengan latihan kismis. Apa itu latihan kismis ?
Latihan kismis adalah contoh prinsip dari praktik makan yang sadar, di mana individu berfokus pada saat ini, memperhatikan warna, tekstur, bau, dan rasa kismis menggunakan modalitas sensorik mereka seperti sentuhan, suara, penglihatan, penciuman, dan rasa.Â