Manfaat yang saya peroleh dari topik ini adalah saya mempersiapkan diri untuk menjadi seorang guru profesional, yang tidak hanya menjalankan peran mengajar dikelas saja namun mampu menjadi guru yang memenuhi peran sebagai pendidik. Untuk menjadi guru profesional yang seperti itu, tentunya kita membutuhkan pembelajaran dan pengalaman yang bermakna. Melalui topik ini, saya mendapat pembelajaran mengenai pendekatan pembelajaran yang relevan dengan menyesuaikan keberagaman sosial dan budaya yang dimiliki siswa. Jika saya sebagai guru memahami akan hal tersebut, harapan besarnya adalah terciptanya lingkungan belajar yang nyaman dan iklusif. Yang mana prinsip utama lingkungan belajar inklusif adalah memastikan semua siswa merasa diterima, dihargai, dan didukung dalam pembelajaran.
- Bagaimana Anda menilai kesiapan Anda saat ini, dalam skala 1--10? Apa alasannya?
Kesiapan saya saat ini, saya menilai berada pada skala 7. Saya menilai dengan angka tersebut dikarenakan, saya perlu belajar lebih dalam hal menciptakan pembelajaran dan lingkungan belajar yang inklusif. Sebab saya merupakan pribadi yang belum memiliki banyak pengalaman dalam hal menerapkan langsung ilmu atau konsep yang saya dapatkan. Implementasi konsep prespektif sosiokultural ini memerlukan waktu dan latihan, yang belum saya dapatkan dengan maksimal. Selanjutnya, saya menyadari bahwa pengetahuan saya tentang perspektif sosiokultural masih belum luas dan mendalam. Untuk itu saya memelurkan waktu dan ruang untuk belajar lebih dalam hal memahami faktor- sosial, budaya, dan ekonomi yang memengaruhi pendidikan. Yang mana hal tersebut akan membantu saya ntuk menjadi guru yang profesional dan lebih siap menghadapi keberagaman peserta didik. Saya perlu menyiapkan diri, belajar, memaknai, dan memanfaatkan apabila terdapat kesempatan untuk saya menerapkan konsep sosiokultural dalam praktik pembelajaran yang saya lakukan.
- Apa yang perlu Anda persiapkan lebih lanjut untuk bisa menerapkannya dengan optimal
Saya perlu menyiapkan diri saya sendiri yang kaya akan ilmu pengetahuan dan wawasan. Menurut saya, dengan memiliki motivasi belajar yang sepenuh hati, kita akan menjadi lebih memaknai tiap-tiap materi atau konsep yang diajarkan lalu dapat mengaplikasikannya dalam praktik mengajar. Dengan demikian, saya dapat memenuhi peran sebagai pendidik yang  memenuhi kebutuhan dan sosial budaya peserta didik yang beraneka ragam sera menciptakan lingkungan pembelajaran yang inklusif. Dedikasi dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, saya berharap bahwa saya mampu menjalankan peran guru profesional di masa depan. Juga saya akan lebih siap memberikan kontribusi pada dunia pendidikan.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H